RSS

Surat Cintaku

I’m falling in love with you…

Aku tidak pernah tahu seberapa luas hatimu, Aku tidak tahu setinggi apa sabarmu… Namun aku tahu bahwa seluruh samudera di bumi pun tak bisa mengalahkan luas hatimu, dan aku mendapati sabarmu lebih tinggi daripada puncak everest bahkan tiga kalinya sekalipun. Namun aku sadar bahwa jika tinggi sabarmu dan luas hatimu bisa diukur, maka semuanya ada batasnya. Apakah ada batasnya, Sayangku?

Aku tahu puncak sabarmu setiap saat terkikis. Aku tahu samudera hatimu sering kali surut… Namun puncak itu selalu saja tumbuh menjulang lalu kokoh, terkikis lalu tumbuh lagi dan begitu selalu. Dan Allah tambahkan air di hatimu selalu di saat kau mulai kerontang, saat kau memanjat kepadaNYA. Hey Cantik, sampai mana kekuatanmu, Cinta?

Aku lelaki tak tahu diri yang sering kali membuatmu sedih. Meninggalkanmu di saat aku seharusnya ada disisi, membiarkan saat kau butuh pelukan… Hey Sayang, masihkah kau mau bertahan? Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on December 28, 2011 in Biner itu Indah

 

Aku Sangat Khusyu Shalat

Alhamdulillahirabbil ‘alamin…,  duh laporan pertanggungan perjalanan belum selesai…, iyya kana’budu wa iyya kanas…, nota travel aku taruh dimana ya?…, shiratal ladzina ‘an-am ta’alaihim…, oh, terselip di - Amiiiin- buku Your Job Is Not Your Career.

Begitulah setiap kali shalat. Shalat jadi sarana terapi pengingat barang hilang, shalat jadi tempat perdebatan masalah yang kita alami, mencari solusi remah-remah dunia. Shalat jadi waktu untuk berdiskusi, seakan-akan ada orang-orang yang sedang rapat mengelilingi meja bundar, lalu yang satu berikan pendapat dan yang lain protes, yang lain lagi menanggapi, dan yang lain mengingatkan kepada topik baru lagi. Begitu seterusnya dan tiba-tiba saat tersadar tiba-tiba kita sudah berada pada akhir shalat, entah ayat Al Quran apa yang tadi kita baca, entah berapa rakaat yang tadi dilakukan, entah apa yang tadi terjadi… Shalat is just suddenly finished.

Yang khusyu malah mengingat-ingatnya, bukan shalatnya yang khusyu. Ternyata kebiasaan ini sudah terjadi tidak hanya terjadi jaman sekarang yang serba sibuk dan serba banyak hal yang ingin dilakukan, namun di jaman Rasulullah pun begitu,

Rasulullah bersabda: “Apabila adzan dikumandangkan, setan kabur sambil kentut hingga tidak mendengar adzan. Jika adzan selesai, setan datang. Ketika iqamah dikumandangkan, setan kabur. Saat iqamah selesai, setan kembali, kemudian masuk ke benak seseorang dan berkata; “Ingat ini, ingat itu, terhadap sesuatu yang tidak ingat, sampai seseorang tidak tahu jumlah raka’at yang telah dikerjakan” [HR. An Nasai] Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on December 21, 2011 in Membaca Ayat-ayat CintaNYA

 

Aku Mati Rasa

“Aku mati rasa…”

My eyes automatically point to him… His minds were whispering into my ears – no! – He was whispering to my ears! I was screaming surprised, but I can’t do anything. He came and tied me up with kind of invisible rope – no idea! I can’t move to anywhere, he insisted me to hear what he said. I didn’t understand what kind of language he was saying, but I stand quietly, closed my eyes, and he started babbling;

“Lupa sudah aku menjadi hamba, lupa sudah kalau aku pernah bilang aku cinta, lupa sudah jika dulu aku berlutut memohon kesempatan kedua. Namun kesempatan kedua selalu saja tidak cukup. Tapi Dia selalu bilang selalu ada kesempatan untukku. Lalu kesempatan ketiga itu pun datang, lalu sia-sia. Dia berikan yang keempat, lalu ku buang lagi dengan sengaja. Lalu Dia bungkus rapi dan cantik kesempatan kelima, namun lagi kucampakkan dengan kesadaran penuh. Kesempatan keenam datang, lalu yang ketujuh aku minta. Namun sampai ribuan pun itu selalu belum cukup untukku. Sampai kepekaan itu akhirnya lama-lama terkikis waktu, sampai sensitif itu menebal dilapisi oleh lapis kasar dan keras, sampai lembutnya tak terasa lagi – tak terciri lagi… Aku mati rasa.” Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on December 20, 2011 in Biner itu Indah

 

Ayat Motivasi Puasa

Katanya… Ini sih masih katanya, entah ngefek tidak kepadamu.

Katanya ini motivasi, katanya ini penyemangat, katanya ini sebagai alasan mereka untuk shaum, baik shaum wajib maupun shaum sunnah. Entah ada efeknya untukmu atau tidak. Tapi ini katanya salah satu ayat motivasi bagi semua yang berpuasa.

“(Kepada mereka dikatakan): “Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu”.” [QS. Al Haqqah: 24]

Mujahid dan selainnya mengatakan, ”Ayat ini turun pada orang yang berpuasa. Barangsiapa meninggalkan makan, minum, dan syahwatnya karena Allah, maka Allah akan memberi ganti dengan makanan dan minuman yang lebih baik, serta akan mendapat ganti dengan pasangan di akhirat yang kekal (tidak mati).” [Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 72] Inilah balasan untuk orang yang gemar berpuasa.

Termotivasi? Heran kan dengan orang-orang terdahulu… Mereka membuat surga begitu nyata di depan mata. Sedang manusia kini membuat dunia selalu lebih nyata daripada apapun. Mungkin orang-orang terdahulu heran lihat kita, calon masuk neraka kok santai-santai. Sedang mereka para pendahulu selalu resah apakah berakhir mendapat nikmat atau tamat untuk dilaknat. Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on December 5, 2011 in MicroNote

 

Puasa Asyura

Siapakah orang miskin itu? Orang miskin adalah mereka yang tidak memiliki bekal apapun untuk dibawa dan dipamerkan dihadapan Sang Pencipta pada waktu menghadap. Anda miskin atau merasa miskin? Allah tabaraka wa ta’ala memberikan ujian maksiat namun Dia juga memberikan solusi untuk perbaikan nilai bagi yang tidak lulus ujian. Salah satunya adalah puasa Asyura.

Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadlan adalah puasa pada Syahrullah (bulan Allah) Muharram. Sedangkan shalat malam merupakan shalat yang paling utama sesudah shalat fardlu.” [HR. Muslim, no. 1982]

Yang keutamaannya adalah menghapuskan dosa-dosa kita setahun yang lalu,

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.” Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu.” [HR. Muslim no. 1162]

Siapa yang tidak mau dosanya dihapuskan? Siapa yang tidak mau timbangan dosanya berkurang di yaumil mizan nanti? Siapa yang tidak berharap mudah menyusuri shiratal mustaqim? Siapa yang tidak mau menikmati jannah? InsyAllah kita semua ingin :)

Lalu apa pula itu puasa Tasu’a? Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on December 4, 2011 in Hidup Bersama Rasulullah

 

Yang Mau Qurban, Jangan ke Salon Dulu yak! :D

Bagi yang sudah meniatkan berqurban tahun ini, sepertinya hasrat pergi ke salon untuk meni-pedi atau potong pendek rambut atau cabut bulu kaki yang belebihan harus ditunda sampai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah berakhir nih. Nih hadisnya,

Dari Ummu Salamah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda, “Apabila engkau telah memasuki sepuluh hari pertama (bulan Dzulhijjah) sedangkan diantara kalian ingin berqurban maka janganlah dia menyentuh sedikitpun bagian dari rambut dan kulitnya.” [HR. Muslim]

“…menyentuh sedikitpun bagian dari rambut dan kulitnya.”; Rambut dan kulit disini berarti rambut dan kuku orang yang berqurban, bukan rambut dan kuku hewan yang mau diqurbankan. Karena banyak penafsiran bahwa rambut disini adalah rambutnya si hewan qurban. Dan ‘menyentuh’ disini berarti mencukur, mencabut, atau pun segala cara yang menyebabkan rambut itu hilang dengan sengaja.

Larangan tersebut berlaku untuk cara apapun dan untuk bagian kuku maupun rambut manapun. Artinya mencakup larangan mencukur gundul atau mencukur sebagian saja, atau sekedar mencabutinya. Baik rambut itu tumbuh di kepala, kumis, sekitar kemaluan maupun di ketiak (lihat Shahih Fiqih Sunnah II/376).

Nah, untuk pengingat bahwa tahun ini 29 Dzulqa’dah jatuh tanggal 27 Oktober 2011, itu pun batas akhirnya sampai sebelum maghrib. Karena dalam penanggalan hijriyah adzan maghrib menandakan hari baru. So, 27 Oktober 2011 maghrib sudah terhitung 1 Dzulhijjah. Jadi semua yang gondrong, mau rambut gondrong atau kuku gondrong silakan dipotong dan dirapikan sebelum 1 Dzulhijjah yak! Read the rest of this entry »

 
1 Comment

Posted by on October 25, 2011 in Hidup Bersama Rasulullah

 

Ikut Waktu Wukuf atau Ikut Tanggal Sembilan?

Untuk waktu pelaksanaan puasa arafah; Apakah ikut waktu jama’ah haji wukuf atau ikut penanggalan hijriyah waktu setempat dan tidak berpapasan dengan wukuf di arafah?

Permasalahan yang sering muncul di Indonesia adalah; apakah saat jamaah haji wukuf di Arafah tanggal 9 Dzulhijjah kita ikut puasa arafah di Indonesia padahal saat itu masih tanggal 8 Dzulhijjah, atau kita menunggu tanggal 9 Dzulhijjah baru puasa arafah? Dan ini selalu menjadi permasalahan. Maka di bawah ini adalah pendapat ulama tentang hal ini. Bukan pendapat penulis, sekali lagi ini pendapat para ulama.

<drag> <copy> <paste>

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin mendapat pertanyaan sebagai berikut,

“Jika terdapat perbedaan tentang penetapan hari Arofah disebabkan perbedaan mathla’ (tempat terbit bulan) hilal karena pengaruh perbedaan daerah. Apakah kami berpuasa mengikuti ru’yah negeri yang kami tinggali ataukah mengikuti ru’yah Haromain (dua tanah suci)?”

Syaikh rahimahullah menjawab,

“Permasalahan ini adalah derivat dari perselisihan ulama apakah hilal untuk seluruh dunia itu satu ataukah berbeda-beda mengikuti perbedaan daerah. Pendapat yang benar, hilal itu berbeda-beda mengikuti perbedaan daerah.

Misalnya di Mekkah terlihat hilal sehingga hari ini adalah tanggal 9 Dzulhijjah. Sedangkan di negara lain, hilal Dzulhijjah telah terlihat sehari sebelum ru’yah Mekkah sehingga tanggal 9 Dzulhijjah di Mekkah adalah tanggal 10 Dzulhijjah di negara tersebut. Tidak boleh bagi penduduk Negara tersebut untuk berpuasa Arofah pada hari ini karena hari ini adalah hari Iedul Adha di negara mereka. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on October 24, 2011 in Hidup Bersama Rasulullah

 

Bahkan Melebihi Jihad Fii Sabilillah

Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah,…”

Sekarang kita berada di penghujung Dzulqa’dah. Nah, mumpung belum nyampe ke Dzulhijjah, baik jika kita ketahui lebih lagi bagaimana Rasulullah saw. dan para sahabat dalam menyambut bulan ini.

“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” [HR. Abu Daud no. 2438, At Tirmidzi no. 757]

Bahkan di surah Al Fajr pun disebutkan bahwa Allah bersumpah dengan 10 hari awal bulan Dzulhijjah untuk menyatakan bahwa hari-hari ini adalah hari-hari yang utama,

“Dan demi malam yang sepuluh.” (QS. Al Fajr: 2) Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on October 23, 2011 in Hidup Bersama Rasulullah

 

Sahabat

“Bersahabat karena Allah”, semoga dikumpulkan kelak di surga karena sebab sederhana yaitu saling mencintai karenaNYA…

”Ada tiga perkara jika ada pada diri seseorang , ia akan mendapatkan manisnya iman. Ia mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi segalanya, mencintai seseorang karena Allah dan benci kembali pada kekufuran sebagaimana ia benci dilemparkan ke neraka setelah diselamatkan darinya” (HR Bukhari dan Muslim)

Sahabatmu adalah mereka yang mau menyatakan kesalahanmu walau tahu menyakitimu, menyampaikannya dengan baik karena takut engkau terluka, dan menasehatimu baik engkau minta walau pun tidak… Sahabat melakukan dengan satu alasan; peduli!

Siapa bilang dia tidak takut melihat ekspresimu berubah saat mereka menyampaikan kesalahan yang engkau lakukan. Siapa bilang mereka punya nyali besar untuk menyatakan kepeduliannya dengan lintasan pikiran bahwa engkau pasti akan marah padanya. Sahabatmu hanya manusia biasa yang tidak ingin engkau makin terjerumus, tercelup dalam kubangan sampah lama-lama, dan terjun bebas ke dalam karena kau sudah berada di tepi jurang. Tangannya selalu terjulur bebas untuk menangkapmu, menarikmu, membantumu membersihkan, membuatmu lebih cemerlang. Dialah sahabat. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on October 22, 2011 in MicroNote

 

Shalat Hanya Buat Mereka yang Taat

(-)

Shalat hanya buat mereka yang taat. Mereka yang baik, minat dengan yang namanya ibadah… Heran, kenapa mereka begitu semangat pergi ke masjid saat adzan berkumandang. Terkadang bingung, kenapa mereka begitu menyebalkan dan tidak ada lelahnya mengajak orang shalat. Hidupku urusanku, hidupmu urusanmu. Suatu saat juga aku akan shalat. Shalat karena aku mau shalat, shalat bukan karena kalian merecokiku dengan mulut manis mengajak, lemah lembut mengingatkan, dan sedikit-sedikit menyindir. Menyebalkan…

(+)

Shalat itu kenikmatan. Apalagi cara kita untuk bersyukur atas semua nikmat yang tidak bisa dihitung ini selain shalat lima waktu, bagus sekali jika berjamaah, dan sangat utama jika tepat waktu. Shalat itu menyenangkan. Apalagi yang akan dilakukan seseorang untuk melakukan apa yang menghilangkan penat hidup, yang melepaskan lelah fisik bekerja, dan menenangkan hati dari kejamnya dunia. Aku ingin saudaraku yang lain pun merasakan apa yang aku rasa. Menikmati shalat, menyenangi shalat. Aku tidak akan berhenti sampai mereka semua tahu arti betapa Allah sayang kepada kita dengan menyuruh kita semua untuk shalat. Hanya sepuluh menit tiap shalatnya… Apakah itu begitu berat? Okelah, lima menit tiap shalatnya. Ayolah saudaraku… Matamu masih bisa melihat itu nikmat Allah, bersyukurlah dengan shalat karena mata itu… Mudah bukan? Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on October 17, 2011 in MicroNote

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 138 other followers