Monthly Archives: March 2008

27 Maret 2008, di antara jam 21.03-21.15 WMSU (Waktu Masjid Syamsul ‘Ulum), Masjid Syamsul ‘Ulum IT Telkom, Kumpul bareng dengan adik-adik tercinta.

Ada yang berbeda dengan pertemuan malam ini….

Salah satu adikku menangis di depan kami semua. Menangis karena takut, mengangis karena merasa diperingatkan, menangis karena merasa telah lalai, menangis…, Oh lembut benar hatinya. Aku buka pertemuan ini dengan membaca ayat terakhir surah Fathir, surah Fathir ayat 45,

Dan kalau sekiranya Allah menghukum manusia disebabkan oleh apa yang telah mereka perbuat, niscaya Dia tidak akan menyisakan satu pun makhluk bergerak yang bernyawa di atas permukaan bumi ini, akan tetapi Allah menangguhkan (penyiksaan) mereka, sampai waktu yang sudah ditentukan. Nanti apabila ajal mereka tiba, maka Allah akan melihat (keadaan) hamba-hamba-Nya. (QS. Fathir: 45) Read More »

22 Maret 2008, 09.41, Ruang Utama GSG, di Talk Show Photo Engine HIMATEL “Kemiskinan di Bawah Kemajuan Kampus Teknologi”

Sumpah miris banget. Seorang bapak yang hidupnya – aku yakin banget – sudah lebih dari setengah abad lamanya sekarang duduk di depan kami. Menggunakan baju koko warna krem sederhana, rambutnya sudah abu-abu dominan putih, dan kerutan wajahnya sudah tidak dapat disembunyikan lagi. Pak Ayat adalah seorang tua yang sederhana.

Anaknya ada tiga, “Anak saya ada tiga, yang paling tua kelas 3 SMP, yang kedua, kelas 1 SMP dan yang paling kecil kelas 5 SD.” Beliau menceritakan bahwa semua anaknya punya semangat untuk tetap sekolah, terlebih lagi si sulung yang sebentar lagi lulus dari SMP. Terkadang beliau mendengar rintihan anaknya Read More »

Saat kurasa diri ini sendiri, saat itu aku bisa rasakan bahwa aku ini hanya makhluk yang tak lebih dari seonggok daging yang tak ada apa-apanya jika tak Dia berikan ruh. Maha besar ALLAH yang tak pernah tidur. Tak pernah lelah. Yang menentukan semuanya. Yang paling tahu yang mana yang terbaik, tahu yang paling baik. Karena Dialah yang yang merancang semuanya. Skenario indah yang tak ada cacat sedikit pun. Tak ada yang tidak berguna. Tak ada yang sia-sia. Tidak ada yang dibuang. DIRIMU adalah salah satu penggerak dunia. Read More »