Tidak cukup dengan infaq seribuku setiap hari untuk mengapus dosa-dosaku yang banyak.
Tidak cukup rawatibku setiap waktu untuk menutupi betapa melimpah salahku.
Tidak akan cukup 1 juz tilawah untuk menggugurkan dosa-dosa itu karena saking meruah.
Tidak cukup shalat dluhaku untuk merontokkan ‘gunung penghinaan diri’ yang akan mencampakkanku dalam jahannam.
Tidak, sekali-kali aku tidak merasa qiyamul lailku akan cukup untuk menghapusnya, membuangnya, memberangus semua salah sehingga ancaman hukuman tidak membuatku resah. Read More »