Monthly Archives: June 2009

Doa-doaku….

Hijrah dengan raga berarti pindah dari suatu tempat menuju tempat lain, seperti firman Allah;

“Dan pisahkanlah mereka dari tempat tidur mereka” [An-Nisa (4): 34],

Dan hijrah dengan lisan berarti menjauhi perkataan kotor dan keji, seperti firman Allah;

“Dan bersabarlah terhadap apa yang mereka ucapkan dan jauhilah mereka dengan cara yang baik” [Muzammil (73): 10],

Sementara hijrah dengan hati berarti menjauhi sesuatu tanpa menampakkan perbuatan, seperti firman Allah;

“Berkatalah Rasul: ‘Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Qur’an ini suatu yang tidak diacuhkan’ “. [Al-Furqan (25): 30]

Dan bisa juga berarti dengan semuanya, seperti firman Allah;

“Dan perbuatan dosa, maka jauhilah” [Al-Muddatstsir (74): 5]

Semua paparan di atas adalah kata-kata Allah azza wa jalla untuk kita semua bahwa hijrah adalah suatu yang harus kita lakukan. Kita padahal tahu apa yang sedang terjadi pada diri kita, namun kita tidak mampu, atau belum mau untuk meninggalkan apa yang sudah terlanjur kita senangi – walau terkadang belum tentu Allah sukai. Read More »

Aku menyebutnya, lingkaran syukur….

Beginilah jika sudah jadi pengangguran, tidak ada kerjaan, everyday is sunday, mana sekarang lagi masuk angin. Ah…, lengkap sudah penderitaanku. Tapi lagi-lagi Allah azza wa jalla mengijinkanku tersenyum hari ini. Sangat menyegarkan.

Lingkaran syukur adalah; Saat kita mendapatkan suatu nikmat, maka otomatis kita mengucap syukur, melakukan pujian kehadiratNYA, mengucap alhamdulillah…. Pujian merupakan suatu amal solih. Amal solih pun mengahasilkan pahala. Dan pahala merupakan nikmat dari Allah azza wa jalla. Maka apa yang kita lakukan saat mendapatkan nikmat? Nikmat pun disyukuri , syukur membuat kita memuji, memuji adalah amal solih, amal solih diganjar pahala, pahala adalah nikmat, maka lingkaran syukur itu akan terus berputar…. Dan kita tidak akan pernah cukup untuk bersyukur. Tidak akan pernah.

“Dan (ingatlah) tatkala Tuhanmu berfirman: “Jika kamu bersyukur, niscaya kami tambah nikmat-Ku untukmu, dan jika kamu kufur niscaya azab-Ku sangat pedih.

[Ibrahim (14): 7]

HAH! Manusia tidak boleh sekali-kali sombong oleh karenanya. Seperti nikmat malam ini yang aku rasakan; Read More »