RSS

Monthly Archives: May 2011

Pacaran Islami II

Pacaran itu boleh. Pacaran itu tidak dilarang. Pacaran itu hanya untuk mereka yang berani. Karena kata pacaran berarti tahu konsekuensi. Ini tulisan yang tidak mendukung pacaran sama sekali. Bukan pula catatan bahwa penulis sedang melarang-larang. Ini hanya sebuah tanda bahwa aku saudaramu, dan aku peduli… That’s it

Pacaran itu boleh, asal… Anda bisa membedakan pacar anda dengan Allah. Saat adzan tiba kita lebih asyik ketemu pacar daripada ketemu Allah. Padahal ketemu pacar sudah hampir 3 jam, sedang untuk ketemu Allah hanya maksimal 15 menit anda enggan. Menunda shalat, lalu shalat saat injury time dengan kecepatan melebihi supersonic concorde.

Pacaran itu tidak dilarang, asal… Anda bisa lebih banyak memuji Allah swt. dan Rasul saw. daripada memuji pacar anda. Setiap malam telepon hingga larut, lalu lupa yang namanya dzikir setelah shalat, apalagi mengucapkan shalawat kepada Rasulullah saw. Apalah yang dilakukan orang yang jatuh cinta selain memuji yang dia cintai? Maka siapa yang lebih kau cintai? Sedang rejekimu sudah ditanggung dan nyawamu masih disisakan untuk bertaubat. Tapi kau berani-berani untuk berpaling dariNYA, shalat hanya sebagai kewajiban dan bertemu-berhubungan dengan pacar adalah kebutuhan. Read the rest of this entry »

 
4 Comments

Posted by on May 8, 2011 in MicroNote

 

Pohon-pun Dibawa Mati

Sebelum Al Gore, orang Amerika Serikat mengumumkan tentang terjadinya global warming pada tahun 2009, Rasulullah saw. sudah menganjurkan kepada seluruh umat muslim untuk peduli terhadap lingkungan, anjuran untuk menanam pohon lebih dari 1500 tahun yang lalu,

“Tak ada seorang muslim yang menanam pohon, kecuali apa yang dimakan dari pohon itu adalah sedekah baginya, dan yang dicuri (dari pohon itu) akan menjadi sedekah baginya. Apa saja yang dimakan oleh binatang buas dari pohon itu menjadi sedekah. Apapun yang dimakan oleh burung dari pohon itu menjadi sedekah. (Bahkan walau.red) tidak ada yang mengurangi apapun dari tanaman itu, kecuali itu pun akan menjadi sedekah baginya.” (HR. Imam Muslim)

“Sekiranya hari kiamat hendak terjadi, sedangkan di tangan salah seorang di antara kalian ada bibit kurma maka apabila dia mampu menanam sebelum terjadi kiamat maka hendaklah dia menanamnya.” (HR. Imam Ahmad)

Di dalam riwayat yang lain bahwa menanam tanaman adalah salah satu amalan yang tidak terputus sampai hari kiamat, seperti yang dikemukakan oleh Al-Imam Abu Zakariyya Yahya Ibn Syarof An-Nawawiy -rahimahullah- berkata, “Di dalam hadits-hadits ini terdapat keutamaan menanam pohon dan tanaman, bahwa pahala pelakunya akan terus berjalan (mengalir) selama pohon dan tanaman itu ada, serta sesuatu (bibit) yang lahir darinya sampai hari kiamat masih ada. Read the rest of this entry »

 
Leave a comment

Posted by on May 8, 2011 in Hidup Bersama Rasulullah

 

Lalu, WANITA dapat apa di surga?

Ya Rasululloh, siapa yang lebih utama antara perempuan dunia dan bidadari surga?’

Wanita tidak akan mendapatkan bidadari di surga. Hanya pria-lah yang mendapatkan bidadari di surga. Bukan pria sembarang pria, namun pria yang punya hati yang perkasa, iman sekuat baja, dan ketaqwaan sekokoh karang. Lalu wanita dapat apa di surga?

“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” (QS. An-Nisa’:124)

Allah azza wa jalla sangat tahu hambaNYA. Sangat tahu tipikal seorang pria yang sangat lemah kepada wanita. BUKAN lemah dalam artian tidak punya kekuatan, namun lemah untuk mempertahankan diri dalam mengendalikan syahwat alaminya. Hanya laki-laki yang dapat merasakannya… Banyak hadis yang menyampaikan betapa Allah azza wa jalla memberikan begitu banyak kebaikan kepada laki-laki yang bisa menjaga kemaluannya dari yang bukan halal baginya. Bahkan Allah memberikan naunganNYA kepada hanya tujuh golongan saja pada hari kiamat, dan salah satunya adalah kepada, Read the rest of this entry »

 
3 Comments

Posted by on May 5, 2011 in MicroNote

 

Dua Waktu Dingin

Abu Musa mengatakan bahwa Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang shalat pada dua waktu dingin maka ia masuk surga.” (Mutafaqun alaih)

Apa pula dua waktu dingin itu? Dahulu jaman Rasulullah saw. dua waktu ini adalah dua waktu yang dingin secara dzahir. Waktu dimana semua individu saat itu, yaitu para sahabat merasakan bahwa melaksanakan shalat adalah sesuatu yang sulit. Sesuatu yang perlu pemaksaan diri, sesuatu yang memerlukan perjuangan ekstra untuk mengalahkan kesibukan yang sedang dilakukan. Para sahabat saat masih bersama Rasulullah saw. saja merasakan hal ini apalagi kita umat masa kini yang gangguannya lebih banyak, yang kesibukannya seringnya diada-adakan, yang sakit malasnya lebih akut. Read the rest of this entry »

 
2 Comments

Posted by on May 1, 2011 in Hidup Bersama Rasulullah

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 1,413 other followers