Ya Rasululloh, siapa yang lebih utama antara perempuan dunia dan bidadari surga?’
Wanita tidak akan mendapatkan bidadari di surga. Hanya pria-lah yang mendapatkan bidadari di surga. Bukan pria sembarang pria, namun pria yang punya hati yang perkasa, iman sekuat baja, dan ketaqwaan sekokoh karang. Lalu wanita dapat apa di surga?
“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” (QS. An-Nisa’:124)
Allah azza wa jalla sangat tahu hambaNYA. Sangat tahu tipikal seorang pria yang sangat lemah kepada wanita. BUKAN lemah dalam artian tidak punya kekuatan, namun lemah untuk mempertahankan diri dalam mengendalikan syahwat alaminya. Hanya laki-laki yang dapat merasakannya… Banyak hadis yang menyampaikan betapa Allah azza wa jalla memberikan begitu banyak kebaikan kepada laki-laki yang bisa menjaga kemaluannya dari yang bukan halal baginya. Bahkan Allah memberikan naunganNYA kepada hanya tujuh golongan saja pada hari kiamat, dan salah satunya adalah kepada,
“…seorang lelaki yang dirayu oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan dan kecantikan tetapi ia menolaknya seraya berkata ‘Aku takut kepada Allah’…” (HR. Bukhari dan Muslim)
Maka dari itu Allah azza wa jalla pun memberikan hadiah surga kepada laki-laki itu beserta dengan ‘hal’ yang dia sukai, yaitu
“Demikianlah, dan Kami berikan kepada mereka bidadari.” (QS. Ad-Dhukhan: 54)
Lalu untuk wanitanya apa? Apa yang didapatkan oleh para wanita shalihah di surga? Apa yang didapatkan oleh wanita-wanita ini; Wanita yang lembut kepada sesamanya, wanita yang cantik hatinya, dan memiliki ketaqwaan kokoh dan indah bak intan permata?
Maka Allah azza wa jalla pun telah persiapkan kejutan manis kepada para wanita ini. Allah pun menyiapkan surga beserta dengan semua ‘hal’ yang dia sukai, yaitu
“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.” (QS. Al-Waqi’ah: 35-36)
Allah sangat tahu hambaNYA; Wanita tidak pernah tertarik jika diiming-imingi pria gagah berotot, namun wanita selalu ingin mendapatkan sesuatu yang bisa membuatnya selalu tampak cantik. Maksud dari surah di atas adalah Allah azza wa jalla mengulangi penciptaan wanita-wanita dunia dan menjadikan mereka perawan kembali, yang tua kembali muda.
Lihatlah produk-produk kecantikan yang banyak iming-iming tentang produk anti penuaan, menghilangkan keriput, membuat kulit lebih putih, lebih lembut, menghilangkan jerawat…. Karena semua wanita ingin selalu tampil indah. Lalu lihatlah produk-produk fesyen yang ditampilkan di berbagai outlet butik, kebanyakan pakaian adalah untuk wanita; dari baju, sepatu, tas, topi, dan kacamata. Dan wanitalah yang sangat suka belanja hal-hal tersebut. Karena wanita selalu ingin tampil dan terlihat cantik untuk semua orang.
Maka dari itu Allah memberika kecantikan kembali kepada wanita-wanita terpilih, wanita-wanita penghuni surga, wanita-wanita yang cantik tidak hanya di akhirat saja tapi semenjak dia berada di dunia. Lalu menjawab pertanyaan yang paling atas dari tulisan ini. Siapakah yang lebih utama? Bidadari surga atau perempuan dunia? Maka Rasulullah saw. pun menjawab,
Dari Abul Qasim ath Thabrani yang meriwayatkan bahwa Ummu Salamah berkata, “Aku bertanya kepada Rasululloh saw, ‘Terangkan padaku tentang firman Alloh: uruban atrooban.’ Rasululloh menjawab, ‘Mereka adalah perempuan-perempuan dunia, meskipun ketika wafat dalam keadaan tua renta, namun Alloh swt menjadikan mereka perawan-perawan yang lemah lembut, muda dan sebaya, serta besar rasa cintanya.’ Aku bertanya, ‘Ya Rasululloh, siapa yang lebih utama antara perempuan dunia dan bidadari surga?’ Rasululloh menjawab, ‘Perempuan-perempuan dunia (yang beriman) lebih utama dari bidadari surga seperti keutamaan yang tampak dari yang tidak tampak, hal itu karena ibadah dan ketaatan mereka di dunia, Alloh swt akan mengenakan cahaya pada mereka, mereka kekal dan dalam keridhoan.’ Aku bertanya lagi, ‘Ya Rasululloh, ada salah seorang dari kami menikah sampai empat kali. Jika dia masuk surga dan keempat suaminya pun masuk surga, maka siapakah nanti yang akan menjadi pasangannya?’ Rasululloh saw menjawab, ‘Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih, lalu diapun memilih siapa di antara mereka yang paling baik akhlaqnya. Lalu dia berkata, “Rabbi, sesungguhnya lelaki inilah yang paling baik tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka nikahkanlah aku dengannya” … ‘Wahai Ummu Salamah, akhlaq yang baik itu akan pergi membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat.” (Lihat Tafsir Ibnu Katsir dalam pembahasan surat Al-Waqi’aah).
Sudah jelaskah sekarang, Wahai saudariku? Bahwa Allah sudah mempersiapkanmu untuk mendapatkan kecantikan abadi kepada mereka yang mau kecantikan itu. Adakah yang tidak mau kecantikan itu? Jelas ada yang tidak mau. Mereka yang mengumbar auratnya di dunia padahal sudah tahu harus menutupnya, mereka yang tidak taat kepada suaminya, dan mereka yang tidak takut untuk meninggalkan shalat lima waktu dan shaum Ramadlan adalah mereka yang tidak mau mendapatkan kecantikan tersebut.
Karena wanitalah dunia menjadi indah namun karena wanita juga lah dunia bisa jadi menjadi awal tempat terburuk di akhirat kelak. Jagalah dirimu maka engkau menjaga kami para laki-laki dalam menjalani ibadah di dunia. Lalu mengapa pula Allah meminta kalian untuk menutup aurat dan memakai wewangingan hanya untuk suaminya? Itu hanya karena Allah ingin menjagamu, Saudariku. Kalian tentu mengerti maksudnya apa…
Wallahu a’lam…
“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang shalehah.” (HR. Muslim).
Judhianto
September 5, 2011 at 12:10 am
Wah betapa ngenesnya wanita, di dunia maksimal ia hanya satu dari empat istri poligami suaminya, sedangkan di surga ia hanya satu dari puluhan istri sang suami yang semuanya super cantik….
Wawancara Imajiner Dengan Penghuni Akhirat
abdullah
September 5, 2011 at 3:11 am
Hanya Allah saja yang tahu…, Saya tidak akan lelah-lelah berpikir tentang hal tersebut. Manual booknya sudah ada, tinggal menjalankan saja.
Dan saya bersyukur anda bukan wanita :)
‘Ya Rasululloh, siapa yang lebih utama antara perempuan dunia dan bidadari surga?’ Rasululloh menjawab, ‘Perempuan-perempuan dunia (yang beriman) lebih utama dari bidadari surga seperti keutamaan yang tampak dari yang tidak tampak, hal itu karena ibadah dan ketaatan mereka di dunia, Alloh swt akan mengenakan cahaya pada mereka, mereka kekal dan dalam keridhoan.’
Narda
December 29, 2011 at 2:48 pm
Maaf, kalau saya ikut berkomentar. Allah lebih tahu kebutuhan manusia. Pria dengan wanita memiliki kecenderungan yang berbeda. Tidakah Anda tahu bahwa pria memang cenderung kepada wanita, sedangkan wanita lebih tertarik jika diiming-imingi harta dan kecantikan? Allah menyiapkan surga dengan kesenangan yang sesuai dengan keinginan. Selain itu kelak di surga perasaan iri, dengki, dan cemburu tentu sudah dihapusNya.