<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>dyn@0101100site</title>
	<atom:link href="http://dyn01.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dyn01.wordpress.com</link>
	<description>The Empty Book</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Dec 2011 01:36:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dyn01.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>dyn@0101100site</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dyn01.wordpress.com/osd.xml" title="dyn@0101100site" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dyn01.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Surat Cintaku</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/28/surat-cintaku/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/28/surat-cintaku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 05:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biner itu Indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=657</guid>
		<description><![CDATA[I&#8217;m falling in love with you&#8230; Aku tidak pernah tahu seberapa luas hatimu, Aku tidak tahu setinggi apa sabarmu&#8230; Namun aku tahu bahwa seluruh samudera di bumi pun tak bisa mengalahkan luas hatimu, dan aku mendapati sabarmu lebih tinggi daripada puncak everest bahkan tiga kalinya sekalipun. Namun aku sadar bahwa jika tinggi sabarmu dan luas hatimu bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=657&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>I&#8217;m falling in love with you&#8230;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Aku tidak pernah tahu seberapa luas hatimu, Aku tidak tahu setinggi apa sabarmu&#8230; Namun aku tahu bahwa seluruh samudera di bumi pun tak bisa mengalahkan luas hatimu, dan aku mendapati sabarmu lebih tinggi daripada puncak everest bahkan tiga kalinya sekalipun. Namun aku sadar bahwa jika tinggi sabarmu dan luas hatimu bisa diukur, maka semuanya ada batasnya. Apakah ada batasnya, Sayangku?</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tahu puncak sabarmu setiap saat terkikis. Aku tahu samudera hatimu sering kali surut&#8230; Namun puncak itu selalu saja tumbuh menjulang lalu kokoh, terkikis lalu tumbuh lagi dan begitu selalu. Dan Allah tambahkan air di hatimu selalu di saat kau mulai kerontang, saat kau memanjat kepadaNYA. Hey Cantik, sampai mana kekuatanmu, <em>Cinta</em>?</p>
<p style="text-align:justify;">Aku lelaki tak tahu diri yang sering kali membuatmu sedih. Meninggalkanmu di saat aku seharusnya ada disisi, membiarkan saat kau butuh pelukan&#8230; Hey Sayang, masihkah kau mau bertahan?<span id="more-657"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Tapi lihatlah dia si Bidadari cantikku ini&#8230; Dia adalah jawaban dari setiap <a href="http://dyn01.wordpress.com/2010/06/23/ummiy-prayers/">doa-doa ibuku</a>. Dia adalah ijabah dari ratapanku saat meminta sebuah <a href="http://dyn01.wordpress.com/2009/05/17/bukan-payung-biasa/">payung</a> untuk menemaniku berjalan di tengah badai.  Dia adalah anugerah dari dua kali 10 malam terakhir Ramadlan dimana aku selalu memanjat agar diberikan seorang perempuan terbaik pilihanMu, ya Rabb&#8230; Aku sudah mengenalnya sebelum aku bertemu dengannya seperti yang telah aku ceritakan di <a href="http://dyn01.wordpress.com/2010/02/17/mendaki-pelangi/">Mendaki Pelangi</a>. Dia yang telah membuat tulang-tulang igaku bernyanyi, bahagia menemukan apa yang selama ini mereka cari. Dia yang membuat sendi-sendi rusukku bergetar seakan telah bertemu dengan sang penawar hambar&#8230; Aku tidak butuh perhiasan untuk membuatku terhormat karena aku menggenggam jemari sang <a href="http://dyn01.wordpress.com/2011/06/20/perhiasan-seorang-pria/">perhiasan terindah</a> di muka bumi&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Perantau, musafir perjuangan. Tabahkanlah hatimu. Berjuang di rantau orang. Sedih pilu, hanya engkau yang tahu.</em>.. Begitulah yang dikatakan Raihan dalam <em>Perantau</em>. <em>Sabanta lai salasai sadonyo. Basabalah saketek lai. Ambo ndak punyo apo-apo salain cinto jo doa, walaupun ambo tahu itu ndak ka cukuik sagitu&#8230;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Benar-benar&#8230;, sepertinya aku sedang jatuh cinta. Jatuh cinta sama kamu. Surat cinta memang sudah tidak jaman. Tapi biarkan pria ketinggalan jaman ini menyatakannya dengan cara yang dia bisa. Jatuh cinta dengan sholehahmu, dengan cantikmu, dengan sabarmu, dengan masakanmu, dengan senyummu, dengan tawamu, dengan cemberutmu itu, dengan semuanya. Aku cinta kau, Memoria Rosi karena Allah&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Ku panjatkan doa kepadaNYA; <em>Ya Allah jadikan aku sebagai penyebab kebahagiaan terbesarnya. Amin.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Basabo yo diak, uda ka pulang sabanta lai&#8230;</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/biner-itu-indah/'>Biner itu Indah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=657&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/28/surat-cintaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Sangat Khusyu Shalat</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/21/aku-sangat-khusyu-shalat/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/21/aku-sangat-khusyu-shalat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 05:30:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Membaca Ayat-ayat CintaNYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=658</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Alhamdulillahirabbil &#8216;alamin&#8230;,  duh laporan pertanggungan perjalanan belum selesai&#8230;, iyya kana&#8217;budu wa iyya kanas&#8230;, nota travel aku taruh dimana ya?&#8230;, shiratal ladzina &#8216;an-am ta&#8217;alaihim&#8230;, oh, terselip di - Amiiiin- buku Your Job Is Not Your Career.&#8220; Begitulah setiap kali shalat. Shalat jadi sarana terapi pengingat barang hilang, shalat jadi tempat perdebatan masalah yang kita alami, mencari solusi remah-remah dunia. Shalat jadi waktu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=658&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">&#8220;<em>Alhamdulillahirabbil &#8216;alamin&#8230;,</em>  <strong>duh laporan pertanggungan perjalanan belum selesai&#8230;,</strong> <em>iyya kana&#8217;budu wa iyya kanas&#8230;,</em> <strong>nota travel aku taruh dimana ya?&#8230;,</strong> <em>shiratal ladzina &#8216;an-am ta&#8217;alaihim&#8230;,</em> <strong>oh, terselip di</strong> <em>- Amiiiin-</em> <strong>buku Your Job Is Not Your Career.</strong>&#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">Begitulah setiap kali shalat. Shalat jadi sarana terapi pengingat barang hilang, shalat jadi tempat perdebatan masalah yang kita alami, mencari solusi remah-remah dunia. Shalat jadi waktu untuk berdiskusi, seakan-akan ada orang-orang yang sedang rapat mengelilingi meja bundar, lalu yang satu berikan pendapat dan yang lain protes, yang lain lagi menanggapi, dan yang lain mengingatkan kepada topik baru lagi. Begitu seterusnya dan tiba-tiba saat tersadar tiba-tiba kita sudah berada pada akhir shalat, entah ayat Al Quran apa yang tadi kita baca, entah berapa rakaat yang tadi dilakukan, entah apa yang tadi terjadi&#8230; <em>Shalat is just suddenly finished.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Yang khusyu malah mengingat-ingatnya, bukan shalatnya yang khusyu. Ternyata kebiasaan ini sudah terjadi tidak hanya terjadi jaman sekarang yang serba sibuk dan serba banyak hal yang ingin dilakukan, namun di jaman Rasulullah pun begitu,</p>
<p style="text-align:center;"><em>Rasulullah bersabda: &#8220;Apabila adzan dikumandangkan, setan kabur sambil kentut hingga tidak mendengar adzan. Jika adzan selesai, setan datang. Ketika iqamah dikumandangkan, setan kabur. Saat iqamah selesai, setan kembali, kemudian masuk ke benak seseorang dan berkata; &#8220;Ingat ini, ingat itu, terhadap sesuatu yang tidak ingat, sampai seseorang tidak tahu jumlah raka&#8217;at yang telah dikerjakan&#8221;</em> [HR. An Nasai]<span id="more-658"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah mendefinisikan khusyu sebagai berikut,</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Khusyu’ kepadaMu pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku dan otot-ototku&#8221;.</em> [HR Muslim].</p>
<p style="text-align:justify;">Sudahkah? Pendengaran tidak sibuk dengan suara televisi, cepat-cepat shalat saat iklan lalu mempercepatnya saat iklan selesai dan tayangan kesayangan mulai lagi. Penglihatan tidak sibuk dengan orang yang lalu lalang, menyadari sang idola datang lalu membaik-baikkan gerakannya, melambat-lambatkan agar terlihat khusuk &#8211; khusuk untuk terlihat khusuk. Otak tidak sibuk dengan memikirkan masalah yang baru saja dihadapi, tulang dan otot tidak sibuk menggaruk sana sini yang tidak perlu digaruk saat imam terlalu panjang bacaanya, pura-pura batuk saat imam terlalu lama sujudnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak perlu berlebihan sampai menyanyi &#8216;Dimana dan Kemana&#8217;-nya Ayu Ting-Ting untuk mencari khusyu, Bro&#8230; Namun memang Rasulullah mengatakan bahwa khusuk adala yang pertama kali hilang dari agama ini. <em>And voila!</em> Kesibukan dunia sudah bisa mengalahkan segalanya, sampai-sampai terbawa mimpi, sampai-sampai dipikirkan juga saat shalat. Mantap kali manusia jaman sekarang!</p>
<p style="text-align:center;"><em>Sahabat Hudzaifah Radhiyallahu &#8216;anhu berkata : “Yang pertama kali hilang dari agama kalian adalah khusyu’, dan yang terakhir kali hilang dari agama kalian adalah shalat. Kadang-kadang seseorang yang shalat tidak ada kebaikannya, dan hampir-hampir engkau masuk masjid tanpa menjumpai di dalamnya seorang pun yang khusyu’”</em>. [HR. Ath Thabrani]</p>
<p style="text-align:justify;">Entah bagaimana memposisikan shalat seperti yang para sahabat Rasul dulu lakukan. Shalat menjadi sumber penenang jiwa, hiburannya, tujuannya, dan cita-citanya setiap detik kehidupan mereka radhiallahu anh. Rasulullah berkata kepada Bilal: “Tenangkan kami dengan shalat”. Beliau bersabda:</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Dan dijadikan penyejuk hatiku dalam shalat&#8221;.</em> [HR Nasaa-i dan Ahmad].</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan sahabat ‘Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu &#8216;anhu, apabila datang waktu shalat, bergetarlah ia dan berubah wajahnya. Tatkala ditanya, dia menjawab: <em>“Sungguh sekarang ini adalah waktu amanah yang Allah tawarkan kepada langit, bumi dan gunung, mereka enggan untuk memikulnya dan takut dengan amanah ini, akan tetapi aku memikulnya”.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Alasan mereka jelas mengapa mereka shalat dan bagaimana mereka menghadirkan seluruh fisik dan ruhnya untuk khusyu. Apa motivasimu untuk khusyu, Bro? Sis?</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah saw. pun selalu meminta untuk dilindungi dari sifat tidak khusyu,</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Ya, Allah. Aku berlindung kepadaMu dari hati yang tidak khusyu&#8221;.</em> [HR Tirmidzi]</p>
<p style="text-align:justify;">Apalagi kita?</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (yaitu) orang-orang yang khusyu&#8217; dalam shalatnya&#8221;</em> [al Mu'minuun : 1-2]</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga kita semua selalu dilindungi dari hati yang tidak khusyu.</p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu a&#8217;lam&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;<em>Attahiyatul mubarakatush shalawatul&#8230;,</em> <strong>Aih malah mikirin kerjaan saat shalat&#8230;,</strong> <em>Asyhadu anla ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadarrasulullah&#8230;</em>, <strong>Khusyu&#8230;</strong> <em>wa &#8216;ala ali muhammad, kama shalaita&#8230;,</em> <strong>Ayo khusyu&#8230;,</strong> <em>wa &#8216;ala ali ibrahim&#8230;,</em> <strong>Susahnya khusyu, ya Allah&#8230;,</strong> <em>Wabarik &#8216;ala muhammad&#8230;,</em> <strong>Bisa jadi tulisan ini&#8230;,</strong> <em>Kama barakta &#8216;ala ibrahim&#8230;,</em> <strong>Aih khusyu, khusyu&#8230;!</strong> <em>Fil &#8216;alamina&#8230;</em> &#8211; <strong>habis shalat ini bikin tulisan tentang shalat khusyu lah&#8230;,</strong> - <em>hamidummajiid.</em>&#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">#salamkirikanan</p>
<p style="text-align:justify;">#ASTAGHFIRULLAH!!!</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/membaca-ayat-ayat-cintanya/'>Membaca Ayat-ayat CintaNYA</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=658&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/21/aku-sangat-khusyu-shalat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Mati Rasa</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/20/aku-mati-rasa/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/20/aku-mati-rasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 13:30:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biner itu Indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=661</guid>
		<description><![CDATA[“Aku mati rasa…” My eyes automatically point to him… His minds were whispering into my ears – no! – He was whispering to my ears! I was screaming surprised, but I can’t do anything. He came and tied me up with kind of invisible rope – no idea! I can’t move to anywhere, he insisted [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=661&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>“Aku mati rasa…”</em></p>
<p style="text-align:justify;">My eyes automatically point to him… His minds were whispering into my ears – <em>no!</em> – He was whispering <em>to my ears!</em> I was screaming surprised, but I can’t do anything. He came and tied me up with kind of invisible rope – <em>no idea!</em> I can’t move to anywhere, he insisted me to hear what he said. I didn’t understand what kind of language he was saying, but I stand quietly, closed my eyes, and he started babbling;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Lupa sudah aku menjadi hamba, lupa sudah kalau aku pernah bilang aku cinta, lupa sudah jika dulu aku berlutut memohon kesempatan kedua. Namun kesempatan kedua selalu saja tidak cukup. Tapi Dia selalu bilang selalu ada kesempatan untukku. Lalu kesempatan ketiga itu pun datang, lalu sia-sia. Dia berikan yang keempat, lalu ku buang lagi dengan sengaja. Lalu Dia bungkus rapi dan cantik kesempatan kelima, namun lagi kucampakkan dengan kesadaran penuh. Kesempatan keenam datang, lalu yang ketujuh aku minta. Namun sampai ribuan pun itu selalu belum cukup untukku. Sampai kepekaan itu akhirnya lama-lama terkikis waktu, sampai sensitif itu menebal dilapisi oleh lapis kasar dan keras, sampai lembutnya tak terasa lagi – tak terciri lagi… Aku mati rasa.”<span id="more-661"></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Tahukah ciri-ciri orang lelah adalah mereka senang dengan menunggu? Maka aku sekarang senang menunggu. Aku menunggu mati! Andai saja dia saw. tidak pernah meriwayatkan bahwa meminta mati itu dilarangNYA, maka setiap hari aku kan meminta agar Izrail segera mengetuk pintu rumahku. Maka setiap tengadahku kepadaNYA hanyalah untuk menyampaikan undangan istimewa kepada sang pencabut semua kesenangan itu agar segera tiba menjalankan tugas. Jangan kira aku si hebat yang sudah cukup bekal menghadap kepadaNYA, jangan pernah pikir bahwa aku seorang yang siap untuk mati, aku orang yang paling tidak siap! Aku pecundang yang menyerah dengan gempuran sang penggoda. Aku yang jatuh dan jatuh kepada lubang yang sama berkali-kali. Aku yang berlumur lumpur lalu mandi namun untuk berlumur kembali. Aku hanya seorang yang lelah, tidak ingin terjerumus lagi dan ingin siklus kebodohan yang sama ini berulang berkali-kali. Aku malu dengan denganNYA. Aku bilang aku mau berubah, namun aku tak pernah tahu apa yang berubah denganku. Sampai aku pun terperangkap dan tidak tahu lagi apa yang harus aku lakukan untuk melawan mereka sang penggoda terkutuk itu! Aku mati rasa.”</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Aku bukan teman mereka! Sungguh! Sungguh aku sama sekali bukan teman mereka, walau permintaannya selalu aku penuhi, walau godaannya selalu aku turuti, walau ajakanny selalu aku ikuti. Aku SANGAT BENCI mereka! Dengan sepenuh hati. Namun cerita-ceritanya selalu saja indah, tawaran-tawaranny selalu saja membuatku mengangguk dan tersenyum, kata-katanya cantik membuatku penasaran, kalimat-kalimatnya tak pernah gagal menghipnotisku, dan mereka adalah pendeskripsi yang sangat handal. Semuanya bisa sangat nyata di depan mata saat dia berbicara. Semuanya bagaikan dapat tersentuh langsung dengan tanganku saat dia berkata. Mengajakku dengan iming-iming ini permintaan terakhirnya dan tak akan mengajakku lagi selamanya. Lalu aku terbius dan kemudian aku menyesal. Semua seperti terjadi begitu saja, tiba-tiba aku mendapati diriku kembali berdiri di kubangan yang sama, berlumur dengan lumpur yang sama. Berkali-kali dia menggodaku berkali-kali pula dia menipuku mentah-mentah. Dan aku mau. Tidak pernah ada kata ‘terakhir’ untuknya untuk mengajakku. Bodohnya aku, bodohnya aku. Aku benar-benar sudah mati rasa.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dia mungkin sudah bosan. Aku saja sudah muak dengan diriku yang lagi-lagi harus sadar bahwa aku tidak menggenggam janjiku. Dan untuk kesekian kalinya aku memohon ‘kesempatan’ itu datang lagi. Aku heran kenapa Dia tidak pernah bosan – ah, atau mungkin Dia padahal sudah bosan – kepada diriku yang selalu datang dalam keadaan kotor. Lumpur itu menetes disana sini, namun Dia selalu saja tersenyum melihatku walau tapak kakiku yang selalu saja meninggalkan jejak hina. Apakah Dia pernah marah? Kenapa dia dengan sangat mudah segera menyiramkan air membasuh badanku sampai bersih saat aku datang berlutut di depanNYA walau tanpa mengatakan apapun? Entah Dia sudah bisa membaca pikiranku atau mungkin Dia sudah tahu kebiasaanku. Kebiasaan? Dan kebiasaanku membuat kotoran… Apakah aku dilahirkan hanya untuk menjadi bagian  kehidupan yang disebut sampah? Dan hanya Dia yang mau menerima sampah ini, membersihkannya tanpa enggan dan jijik. Dan di saat itulah perasaan lelah itu muncul. Kenapa Dia sangat baik padaku? Sedang aku tidak penah bisa baik kepadaNYA. Aku lelah kotor lalu melihatNYA tersenyum membersihkanku. Aku lelah… Biarkan aku mati saja jika aku hanya jadi sampah setelah Dia membuatku kembali cemerlang. Air mata ini selalu bohong! Aku ternyata tidak pernah benar-benar berjanji kepadaNYA. Aku lelah melihatNYA tersenyum dengan kotorku… Aku ingin melihatNYA tersenyum dengan cemerlangku…&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Aku ingin melihatNYA tersenyum karena bersihku…&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Sungguh… Aku mati rasa…&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">And then he was starting crying. He cannot said any words anymore after that phrase; ‘<em>aku mati rasa</em>’, which I had no idea about the meaning of those words. He was sobbing really hard. Drowning with his own sad tears. I knew that was a sad crying. And then suddenly I was feeling free, he released me… I thought he just needs someone to be shared. But he walked far from me. My hands tried to reach his back, but he was more far and far from me… then vanished from my eyes with his creepy crying voice.</p>
<p style="text-align:justify;">And then my eyes opened… Oh, it’s just a dream.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/biner-itu-indah/'>Biner itu Indah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=661&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/20/aku-mati-rasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayat Motivasi Puasa</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/05/ayat-motivasi-puasa/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/05/ayat-motivasi-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 15:01:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[MicroNote]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=652</guid>
		<description><![CDATA[Katanya&#8230; Ini sih masih katanya, entah ngefek tidak kepadamu. Katanya ini motivasi, katanya ini penyemangat, katanya ini sebagai alasan mereka untuk shaum, baik shaum wajib maupun shaum sunnah. Entah ada efeknya untukmu atau tidak. Tapi ini katanya salah satu ayat motivasi bagi semua yang berpuasa. “(Kepada mereka dikatakan): &#8220;Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=652&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Katanya&#8230; Ini sih masih katanya, entah </em>ngefek<em> tidak kepadamu.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Katanya ini motivasi, katanya ini penyemangat, katanya ini sebagai alasan mereka untuk shaum, baik shaum wajib maupun shaum sunnah. Entah ada efeknya untukmu atau tidak. Tapi ini <em>katanya</em> salah satu ayat motivasi bagi semua yang berpuasa.</p>
<p style="text-align:center;"><em>“(Kepada mereka dikatakan): &#8220;Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu&#8221;.”</em> [QS. Al Haqqah: 24]</p>
<p style="text-align:justify;">Mujahid dan selainnya mengatakan, ”Ayat ini turun pada orang yang berpuasa. Barangsiapa meninggalkan makan, minum, dan syahwatnya karena Allah, maka Allah akan memberi ganti dengan makanan dan minuman yang lebih baik, serta akan mendapat ganti dengan pasangan di akhirat yang kekal (tidak mati).” [Lihat <em>Latho-if Al Ma’arif</em>, hal. 72] Inilah balasan untuk orang yang gemar berpuasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Termotivasi? Heran kan dengan orang-orang terdahulu&#8230; Mereka membuat surga begitu nyata di depan mata. Sedang manusia kini membuat dunia selalu lebih nyata daripada apapun. Mungkin orang-orang terdahulu heran lihat kita, calon masuk neraka kok santai-santai. Sedang mereka para pendahulu selalu resah apakah berakhir mendapat nikmat atau tamat untuk dilaknat.<span id="more-652"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu a&#8217;lam&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Sepertinya kita harus belajar lagi bagaimana cara termotivasi untuk masuk surga. Entahlah&#8230;, makin hari masjid makin sepi, makin banyak wanita yang tidak menutup aurat, makin banyak yang protes dengan fatwa para ulama&#8230; <em>Pada ga pengen masuk surga kali ya&#8230;</em> Semoga bukan kita.</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/micronote/'>MicroNote</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=652&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/05/ayat-motivasi-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puasa Asyura</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/04/puasa-asyura/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/04/puasa-asyura/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 04 Dec 2011 15:58:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidup Bersama Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=646</guid>
		<description><![CDATA[Siapakah orang miskin itu? Orang miskin adalah mereka yang tidak memiliki bekal apapun untuk dibawa dan dipamerkan dihadapan Sang Pencipta pada waktu menghadap. Anda miskin atau merasa miskin? Allah tabaraka wa ta&#8217;ala memberikan ujian maksiat namun Dia juga memberikan solusi untuk perbaikan nilai bagi yang tidak lulus ujian. Salah satunya adalah puasa Asyura. &#8220;Puasa yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=646&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Siapakah orang miskin itu? Orang miskin adalah mereka yang tidak memiliki bekal apapun untuk dibawa dan dipamerkan dihadapan Sang Pencipta pada waktu menghadap. Anda miskin atau merasa miskin? Allah tabaraka wa ta&#8217;ala memberikan ujian maksiat namun Dia juga memberikan solusi untuk perbaikan nilai bagi yang tidak lulus ujian. Salah satunya adalah puasa Asyura.</p>
<p style="text-align:center;">&#8220;<em>Puasa yang paling utama sesudah puasa Ramadlan adalah puasa pada Syahrullah (bulan Allah) Muharram. Sedangkan shalat malam merupakan shalat yang paling utama sesudah shalat fardlu.</em>&#8221; [HR. Muslim, no. 1982]</p>
<p style="text-align:justify;">Yang keutamaannya adalah menghapuskan dosa-dosa kita setahun yang lalu,</p>
<p style="text-align:center;">“Nabi <em>shallallahu ’alaihi wa sallam</em> ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah? Beliau menjawab, ”<em>Puasa Arafah akan menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang</em>.” <strong>Beliau juga ditanya mengenai keistimewaan puasa ’Asyura? Beliau menjawab, ”<em>Puasa ’Asyura akan menghapus dosa setahun yang lalu</em>.”</strong> [HR. Muslim no. 1162]</p>
<p style="text-align:justify;">Siapa yang tidak mau dosanya dihapuskan? Siapa yang tidak mau timbangan dosanya berkurang di yaumil mizan nanti? Siapa yang tidak berharap mudah menyusuri shiratal mustaqim? Siapa yang tidak mau menikmati jannah? InsyAllah kita semua ingin :)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Lalu apa pula itu puasa Tasu&#8217;a?<span id="more-646"></span></strong></p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>bertekad  di akhir umurnya untuk melaksanakan puasa Asyura tidak bersendirian, namun diikutsertakan dengan puasa pada hari lainnya. Tujuannya adalah untuk menyelisihi puasa Asyura yang dilakukan oleh Ahlul Kitab, karena puasa Asyura juga dilaksanakan oleh Yahudi,</p>
<p style="text-align:center;" dir="ltr">“Ketika tiba di Madinah, Rasulullah <em>shallallahu ’alaihi wa sallam</em> mendapati orang-orang Yahudi melakukan puasa ’Asyura. Kemudian Rasulullah <em>shallallahu ’alaihi wa sallam</em> bertanya, ”<em>Hari yang kalian bepuasa ini adalah hari apa?</em>” Orang-orang Yahudi tersebut menjawab, ”<em>Ini adalah hari yang sangat mulia. Ini adalah hari di mana Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya. Ketika itu pula Fir’aun dan kaumnya ditenggelamkan. Musa berpuasa pada hari ini dalam rangka bersyukur, maka kami pun mengikuti beliau berpuasa pada hari ini</em>”. Rasulullah <em>shallallahu ’alaihi wa sallam</em> lantas berkata, ”<em>Kita seharusnya lebih berhak dan lebih utama mengikuti Musa daripada kalian.</em>”. Lalu setelah itu Rasulullah <em>shallallahu ’alaihi wa sallam </em>memerintahkan kaum muslimin untuk berpuasa.” [HR. Muslim no. 1130]</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Ibnu Abbas <em>radhiyallahu ’anhuma</em> berkata bahwa ketika Nabi <em>shallallahu ’alaihi wa sallam</em> melakukan puasa hari ’Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">“<em>Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani</em>.” Lantas beliau mengatakan,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">“<em>Apabila tiba tahun depan –insya Allah (jika Allah menghendaki)- kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan</em>.” Ibnu Abbas mengatakan,</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">“<em>Belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia</em>.” [HR. Muslim no. 1134]</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Nah, puasa tasu&#8217;a adalah puasa pada tanggal 9 Muharam.</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Sebagian ulama mengatakan bahwa sebab Nabi <em>shallallahu ’alaihi wa sallam</em> bepuasa pada hari kesepuluh sekaligus kesembilan agar tidak <em>tasyabbuh</em> (menyerupai) orang Yahudi yang hanya berpuasa pada hari kesepuluh saja. Dalam hadits Ibnu Abbas juga terdapat isyarat mengenai hal ini. Ada juga yang mengatakan bahwa hal ini untuk kehati-hatian, siapa tahu salah dalam penentuan hari ’Asyura’ (tanggal 10 Muharram). Pendapat yang menyatakan bahwa Nabi menambah hari kesembilan agar tidak menyerupai puasa Yahudi adalah pendapat yang lebih kuat. <em>Wallahu a’lam</em>. [Lihat <em>Al Minhaj Syarh Muslim</em>, 8/12-13]</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Ibnu Rojab mengatakan, ”Di antara ulama yang menganjurkan berpuasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram sekaligus adalah Imam Asy Syafi’i, Imam Ahmad, dan Ishaq. Adapun Imam Abu Hanifah menganggap makruh jika seseorang hanya berpuasa pada hari kesepuluh saja.” [Lihat <em>Latho-if Al Ma’arif</em>, hal. 99]</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Wallahu a&#8217;lam&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Syariat itu mudah tapi tidak bisa dimudah-mudahkan. Menjalankan untuk mendekat, meninggalkan untuk melekat&#8230; Semoga surga selalu jadi motivasi untuk selalu menjalankan syariat dan meninggalkan maksiat. Amin:)</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Selamat menjalankan puasa asyura&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;" dir="ltr">Sumber:</p>
<ol>
<li><a href="http://rumaysho.com/hukum-islam/puasa/2832-amalan-puasa-asyura.html">http://rumaysho.com/hukum-islam/puasa/2832-amalan-puasa-asyura.html</a></li>
<li><a href="http://www.voa-islam.com/islamia/ibadah/2011/12/04/16895/jangan-lupa-puasa-tasua-asyura-besok-seninselasa-agar-hapus-dosa-setahun/">http://www.voa-islam.com/islamia/ibadah/2011/12/04/16895/jangan-lupa-puasa-tasua-asyura-besok-seninselasa-agar-hapus-dosa-setahun/</a></li>
</ol>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/hidup-bersama-rasulullah/'>Hidup Bersama Rasulullah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/646/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/646/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/646/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=646&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/04/puasa-asyura/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Yang Mau Qurban, Jangan ke Salon Dulu yak! :D</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/25/yang-mau-qurban-jangan-ke-salon-dulu-yak-d/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/25/yang-mau-qurban-jangan-ke-salon-dulu-yak-d/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 Oct 2011 05:30:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidup Bersama Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=632</guid>
		<description><![CDATA[Bagi yang sudah meniatkan berqurban tahun ini, sepertinya hasrat pergi ke salon untuk meni-pedi atau potong pendek rambut atau cabut bulu kaki yang belebihan harus ditunda sampai sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah berakhir nih. Nih hadisnya, Dari Ummu Salamah dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda, “Apabila engkau telah memasuki sepuluh hari pertama (bulan Dzulhijjah) sedangkan diantara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=632&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Bagi yang sudah meniatkan berqurban tahun ini, sepertinya hasrat pergi ke salon untuk meni-pedi atau potong pendek rambut atau cabut bulu kaki yang belebihan harus ditunda sampai <em>sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah</em> berakhir nih. Nih hadisnya,</p>
<p style="text-align:center;">Dari Ummu Salamah dari Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> beliau bersabda, <em>“Apabila engkau telah memasuki sepuluh hari pertama (bulan Dzulhijjah) sedangkan diantara kalian ingin berqurban maka janganlah dia menyentuh sedikitpun bagian dari rambut dan kulitnya.”</em> [HR. Muslim]</p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;&#8230;menyentuh sedikitpun bagian dari rambut dan kulitnya.&#8221;; </em><strong>Rambut dan kulit disini berarti <em>rambut dan kuku</em></strong> orang yang berqurban, bukan rambut dan kuku hewan yang mau diqurbankan. Karena banyak penafsiran bahwa rambut disini adalah rambutnya si hewan qurban. Dan &#8216;menyentuh&#8217; disini berarti mencukur, mencabut, atau pun segala cara yang menyebabkan rambut itu hilang dengan sengaja.</p>
<p style="text-align:justify;">Larangan tersebut berlaku untuk cara apapun dan untuk bagian kuku maupun rambut manapun. Artinya mencakup larangan mencukur gundul atau mencukur sebagian saja, atau sekedar mencabutinya. Baik rambut itu tumbuh di kepala, kumis, sekitar kemaluan maupun di ketiak (lihat <em>Shahih Fiqih Sunnah</em> II/376).</p>
<p style="text-align:justify;">Nah, untuk pengingat bahwa tahun ini 29 Dzulqa&#8217;dah jatuh tanggal 27 Oktober 2011, itu pun batas akhirnya sampai sebelum maghrib. Karena dalam penanggalan hijriyah adzan maghrib menandakan hari baru. So, 27 Oktober 2011 maghrib sudah terhitung 1 Dzulhijjah. Jadi semua yang gondrong, mau rambut gondrong atau kuku gondrong silakan dipotong dan dirapikan sebelum 1 Dzulhijjah yak!<span id="more-632"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bagaimana kalau kalau melanggar? Orang yang melanggar itu ada tiga jenis, yang pertama melanggar karena tidak tahu dan ini dimaafkan. Yang kedua, melanggar karena terpaksa misal kuku parah dan harus dipotong, dan ini pun tidak mengapa. Dan yang ketiga, melanggar karena tidak mau tahu padahal sudah mengetahui dan urusannya hanya kepada Allah. Oiya, hukumnya makruh ya bagi yang mau qurban namun memotong rambut atau dan kukunya di sepuluh hari terakhir.</p>
<p>Jangan bertanya kenapa ini dilarang dalam Islam ya?</p>
<p style="text-align:justify;">Terkadang banyak hal yang tidak perlu penjelasan logis dengan alasan keimanan. Makin hari manusia makin pintar lalu terjerumus. Sering sekali bertanya tentang sesuatu yang tidak perlu ditanya lagi padahal tahu bahwa dasar hukumnya sudah jelas.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak perlu penjelasan kenapa babi tidak boleh dimakan, kenapa seorang wanita baligh harus dan wajib menutup aurat, kenapa tidak boleh bersentuhan kepada yang bukan mahram, kenapa harus begini harus begitu… <em>Terkadang kita sendiri yang membuktikan bahwa diri belum siap beriman… </em></p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu a’lam…</p>
<p><em>Mari hidup dengan syariat. Syariat itu mudah, namun tidak bisa dimudah-mudahkan</em> :)</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/hidup-bersama-rasulullah/'>Hidup Bersama Rasulullah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/632/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/632/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/632/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=632&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/25/yang-mau-qurban-jangan-ke-salon-dulu-yak-d/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ikut Waktu Wukuf atau Ikut Tanggal Sembilan?</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/24/ikut-waktu-wukuf-atau-ikut-tanggal-sembilan/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/24/ikut-waktu-wukuf-atau-ikut-tanggal-sembilan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 05:30:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidup Bersama Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=627</guid>
		<description><![CDATA[Untuk waktu pelaksanaan puasa arafah; Apakah ikut waktu jama’ah haji wukuf atau ikut penanggalan hijriyah waktu setempat dan tidak berpapasan dengan wukuf di arafah? Permasalahan yang sering muncul di Indonesia adalah; apakah saat jamaah haji wukuf di Arafah tanggal 9 Dzulhijjah kita ikut puasa arafah di Indonesia padahal saat itu masih tanggal 8 Dzulhijjah, atau kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=627&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Untuk waktu pelaksanaan <em>puasa arafah; </em>Apakah ikut waktu jama’ah haji wukuf atau ikut penanggalan hijriyah waktu setempat dan tidak berpapasan dengan wukuf di arafah?</em></p>
<p style="text-align:justify;">Permasalahan yang sering muncul di Indonesia adalah; apakah saat jamaah haji wukuf di Arafah tanggal 9 Dzulhijjah kita ikut puasa arafah di Indonesia padahal saat itu masih tanggal 8 Dzulhijjah, atau kita menunggu tanggal 9 Dzulhijjah baru puasa arafah? Dan ini selalu menjadi permasalahan. Maka di bawah ini adalah pendapat ulama tentang hal ini. Bukan pendapat penulis, sekali lagi ini pendapat para ulama.</p>
<p style="text-align:justify;">&lt;drag&gt; &lt;copy&gt; &lt;paste&gt;</p>
<p style="text-align:justify;"><em><strong>Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin mendapat pertanyaan sebagai berikut,</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">“Jika terdapat perbedaan tentang penetapan hari Arofah disebabkan perbedaan mathla’ (tempat terbit bulan) hilal karena pengaruh perbedaan daerah. Apakah kami berpuasa mengikuti ru’yah negeri yang kami tinggali ataukah mengikuti ru’yah Haromain (dua tanah suci)?”</p>
<p style="text-align:justify;"><strong><em>Syaikh rahimahullah menjawab,</em></strong></p>
<p style="text-align:justify;">“Permasalahan ini adalah derivat dari perselisihan ulama apakah hilal untuk seluruh dunia itu satu ataukah berbeda-beda mengikuti perbedaan daerah. Pendapat yang benar, hilal itu berbeda-beda mengikuti perbedaan daerah.</p>
<p style="text-align:justify;">Misalnya di Mekkah terlihat hilal sehingga hari ini adalah tanggal 9 Dzulhijjah. Sedangkan di negara lain, hilal Dzulhijjah telah terlihat sehari sebelum ru’yah Mekkah sehingga tanggal 9 Dzulhijjah di Mekkah adalah tanggal 10 Dzulhijjah di negara tersebut. Tidak boleh bagi penduduk Negara tersebut untuk berpuasa Arofah pada hari ini karena hari ini adalah hari Iedul Adha di negara mereka.<span id="more-627"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Demikian pula, jika kemunculan hilal Dzulhijjah di negara itu selang satu hari setelah ru’yah di Mekkah sehingga tanggal 9 Dzulhijjah di Mekkah itu baru tanggal 8 Dzulhijjah di negara tersebut. Penduduk negara tersebut berpuasa Arofah pada tanggal 9 Dzulhijjah menurut mereka meski hari tersebut bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah di Mekkah.</p>
<p style="text-align:justify;">Inilah pendapat yang paling kuat dalam masalah ini karena Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, <em>“Jika kalian melihat hilal Ramadhan hendaklah kalian berpuasa dan jika kalian melihat hilal Syawal hendaknya kalian berhari raya.”</em> (HR Bukhari dan Muslim).</p>
<p style="text-align:justify;">Orang-orang yang di daerah mereka hilal tidak terlihat maka mereka tidak termasuk orang yang melihatnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebagaimana manusia bersepakat bahwa terbitnya fajar serta tenggelamnya matahari itu mengikuti daerahnya masing-masing, demikian pula penetapan bulan itu sebagaimana penetapan waktu harian (yaitu mengikuti daerahnya masing-masing).” [<em>Majmu’ Fatawa wa Rosa-il Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin</em>, 20/47-48]</p>
<p style="text-align:justify;">Demikian penjelasan dari Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin <em>rahimahullah</em>-. Namun kami menghargai pendapat yang berbeda dengan penjelasan Syaikh di atas. Hendaklah kita bisa menghargai pendapat ulama yang masih ada ruang ijtihad di dalamnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu a&#8217;lam bish shawaab&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga Allah memudahkan kita beramal sholih dengan ikhlas dan sesuai dengan petunjuk Nabi-Nya. Mari bersyariat dalam beramal. Syariat itu mudah bukan untuk dimudah-mudahkan :)</p>
<p style="text-align:justify;">Sumber:</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/amalan-sholih-di-awal-dzulhijah-dan-puasa-arofah.html">http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/amalan-sholih-di-awal-dzulhijah-dan-puasa-arofah.html</a></p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/hidup-bersama-rasulullah/'>Hidup Bersama Rasulullah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/627/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/627/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/627/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=627&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/24/ikut-waktu-wukuf-atau-ikut-tanggal-sembilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bahkan Melebihi Jihad Fii Sabilillah</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/23/bahkan-melebihi-jihad-fii-sabilillah/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/23/bahkan-melebihi-jihad-fii-sabilillah/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 23 Oct 2011 02:20:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidup Bersama Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=619</guid>
		<description><![CDATA[Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah,&#8230;&#8221; Sekarang kita berada di penghujung Dzulqa&#8217;dah. Nah, mumpung belum nyampe ke Dzulhijjah, baik jika kita ketahui lebih lagi bagaimana Rasulullah saw. dan para sahabat dalam menyambut bulan ini. “Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=619&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Para sahabat bertanya: <em>“Tidak pula jihad di jalan Allah?”</em> Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> menjawab: <em>“Tidak pula jihad di jalan Allah,&#8230;&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em></em>Sekarang kita berada di penghujung Dzulqa&#8217;dah. Nah, mumpung belum nyampe ke Dzulhijjah, baik jika kita ketahui lebih lagi bagaimana Rasulullah saw. dan para sahabat dalam menyambut bulan ini.</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).”</em> Para sahabat bertanya: <em>“Tidak pula jihad di jalan Allah?”</em> Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> menjawab: <em>“Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.” </em>[HR. Abu Daud no. 2438, At Tirmidzi no. 757]</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan di surah Al Fajr pun disebutkan bahwa Allah bersumpah dengan 10 hari awal bulan Dzulhijjah untuk menyatakan bahwa hari-hari ini adalah hari-hari yang utama,</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Dan demi malam yang sepuluh.”</em> (QS. Al Fajr: 2)<span id="more-619"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Lalu apa yang harus kita lakukan di 10 hari awal bulan Dzulhijjah? Terkadang kita kecolongan di awal-awal ini, mengira keutamaan hanya pada tanggal 9 Dzulhijjah, yaitu puasa arafah. Sedang luput sudah keutamaan-keutamaan tanggal satu sampai tanggal delapannya. Konteks hadis di atas jelas menyatakan; &#8220;<em>Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai&#8230;&#8221;, </em>ini mengeneralisir bahwa semua amal sholeh baik itu shaum, tilawah, shadaqah, shalat-shalat sunnah itu sangat utama dilakukan pada hari-hari awal bulan Dzulhijjah. Mari kita simak pendapat para ulama:</p>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hadits ini menunjukkan bahwa amalan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari lainnya dan di sini tidak ada pengecualian. Jika dikatakan bahwa amalan di hari-hari tersebut lebih dicintai oleh Allah, itu menunjukkan bahwa beramal di waktu itu adalah sangat utama di sisi-Nya.”[1]</li>
<li style="text-align:justify;">Bahkan jika seseorang melakukan amalan yang mafdhul (kurang utama) di hari-hari tersebut, maka bisa jadi lebih utama daripada seseorang melakukan amalan yang utama di selain sepuluh hari awal bulan Dzulhijah. Karena Nabi<em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> ketika ditanya, <em>“Tidak pula jihad di jalan Allah?”</em> Beliau pun menjawab, <em>“Tidak pula jihad di jalan Allah.”</em> Lalu beliau memberi pengecualian yaitu jihad dengan mengorbankan jiwa raga. Padahal jihad sudah kita ketahui bahwa ia adalah amalan yang mulia dan utama. Namun amalan yang dilakukan di awal bulan Dzulhijah tidak kalah dibanding jihad, walaupun amalan tersebut adalah amalan mafdhul (yang kurang utama) dibanding jihad.[2]</li>
<li style="text-align:justify;">Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hal ini menunjukkan bahwa amalan mafdhul (yang kurang utama) jika dilakukan di waktu afdhol (utama) untuk beramal, maka itu akan menyaingi amalan afdhol (amalan utama) di waktu-waktu lainnya. Amalan yang dilakukan di waktu afdhol untuk beramal akan memiliki pahala berlebih karena pahalanya yang akan dilipatgandakan.”[3] Mujahid mengatakan, <strong><em>“Amalan di sepuluh hari pada awal bulan Dzulhijah akan dilipatgandakan.”</em></strong>[4]</li>
</ul>
<div style="text-align:justify;">
<p>Bahkan Rasulullah saw. berpuasa selama sembilan hari penuh pada hari-hari ini. Delapan hari dengan niat puasa sunnah, dan pada tanggal 9 Dzulhijjah-nya dengan niat puasa arafah.</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Rasulullah </em><em>shallallahu ‘alaihi wa sallam <strong>biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah</strong>, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya</em><em>, …” </em>[HR. Abu Daud no. 2437]</p>
<p>Nah, bagi kita-kita yang tidak berhaji dianjurkan untuk menunaikan puasa Arofah yaitu pada tanggal 9 Dzulhijah. Hal ini berdasarkan hadits Abu Qotadah, Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Puasa Arofah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.” </em>[HR. Muslim no. 1162]</p>
<p>Hadits ini menunjukkan bahwa puasa Arofah lebih utama daripada puasa ‘Asyuro. Di antara alasannya, Puasa Asyuro berasal dari Nabi Musa, sedangkan puasa Arofah berasal dari Nabi kita Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>.[5] Keutamaan puasa arafah adalah akan menghapuskan dosa selama dua tahun dan dosa yang dimaksudkan di sini adalah dosa-dosa kecil. Atau bisa pula yang dimaksudkan di sini adalah diringankannya dosa besar atau ditinggikannya derajat.[6]</p>
<p>Pernyataan &#8216;&#8230;<em>setahun akan datang.</em>&#8216; - pengampunan dosa setahun yang akan datang adalah bahwa mereka yang melaksanakan puasa arafah akan diberikan taufiq untuk tidak melakukan maksiat. Taufiq berupa hidayah untuk tidak melakukan maksiat, dihalang-halangi untuk maksiat, maupun sulitnya melakukan kemaksiatan tersebut.</p>
<p>Bagi yang sudah bosan maksiat dan sulit melepaskan kebiasaan harus puasa arafah nih. Berpuasa dengan ikhlas karena Allah, mengharap-harap belas kasihan untuk diampuni seluruh kesalahan, bertaubat untuk tidak melakukan maksiat lagi, dan bertekad untuk menjadi hamba yang lebih baik. Apalagi yang diharapkan kita semua selain surga. Maka yang masih sadar bernapas bersegeralah untuk menjadi manusia yang lebih baik lagi.</p>
<p>Wallahu a&#8217;lam&#8230;</p>
<p>Mari hidupkan syariat. Syariat itu mudah namun tidak untuk dimudah-mudahkan :)</p>
<p>[1] <em>Latho-if Al Ma’arif</em>, hal. 456.</p>
<p>[2] Lihat <em>Latho-if Al Ma’arif</em>, hal. 457 dan 461.</p>
<p>[3] Idem</p>
<p>[4] <em>Latho-if Al Ma’arif</em>, hal. 458.</p>
<p>[5] Lihat <em>Fathul Bari</em>, 6/286.</p>
<p>[6] Lihat <em>Syarh Muslim</em>, An Nawawi, 4/179, Mawqi’ Al Islam.</p>
<p>Sumber:</p>
<p><a href="http://muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/amalan-sholih-di-awal-dzulhijah-dan-puasa-arofah.html">http://bit.ly/DeWot</a></p>
</div>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/hidup-bersama-rasulullah/'>Hidup Bersama Rasulullah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/619/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/619/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/619/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=619&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/23/bahkan-melebihi-jihad-fii-sabilillah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Sahabat</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/22/sahabat/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/22/sahabat/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 22 Oct 2011 08:20:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[MicroNote]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=615</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Bersahabat karena Allah&#8221;, semoga dikumpulkan kelak di surga karena sebab sederhana yaitu saling mencintai karenaNYA&#8230; ”Ada tiga perkara jika ada pada diri seseorang , ia akan mendapatkan manisnya iman. Ia mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi segalanya, mencintai seseorang karena Allah dan benci kembali pada kekufuran sebagaimana ia benci dilemparkan ke neraka setelah diselamatkan darinya” (HR Bukhari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=615&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Bersahabat karena Allah&#8221;, semoga dikumpulkan kelak di surga karena sebab sederhana yaitu saling mencintai karenaNYA&#8230;</em></p>
<p style="text-align:center;"><em>”Ada tiga perkara jika ada pada diri seseorang , ia akan mendapatkan manisnya iman. Ia mencintai Allah dan Rasul-Nya melebihi segalanya, <strong>mencintai seseorang karena Allah</strong> dan benci kembali pada kekufuran sebagaimana ia benci dilemparkan ke neraka setelah diselamatkan darinya” </em><strong>(HR Bukhari dan Muslim)</strong></p>
<p style="text-align:justify;"><strong></strong>Sahabatmu adalah mereka yang mau menyatakan kesalahanmu walau tahu menyakitimu, menyampaikannya dengan baik karena takut engkau terluka, dan menasehatimu baik engkau minta walau pun tidak&#8230; Sahabat melakukan dengan satu alasan; <em>peduli!</em></p>
<p style="text-align:justify;">Siapa bilang dia tidak takut melihat ekspresimu berubah saat mereka menyampaikan kesalahan yang engkau lakukan. Siapa bilang mereka punya nyali besar untuk menyatakan kepeduliannya dengan lintasan pikiran bahwa engkau pasti akan marah padanya. Sahabatmu hanya manusia biasa yang tidak ingin engkau makin terjerumus, tercelup dalam kubangan sampah lama-lama, dan terjun bebas ke dalam karena kau sudah berada di tepi jurang. Tangannya selalu terjulur bebas untuk menangkapmu, menarikmu, membantumu membersihkan, membuatmu lebih cemerlang. Dialah sahabat.<span id="more-615"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Hidup itu selalu tentang bertahan hidup. Maka sahabat adalah bukan mereka yng bermanis-manis muka di depanmu demi manfaat, bukan juga yang hormat dan selalu memuji dengan alasan mendapat keuntungan, dan bukan mereka yang siap membantu dengan status utang; sewaktu-waktu akan ditagih. Sahabat adalah mereka yang tidak peduli pada dunia, perhatiannya hanya kepada sesama. Itsarnya terbang tinggi membelah langit, naik tinggi tak terbendung. Dialah sahabat.</p>
<p style="text-align:justify;">Maka dari itu sabahat selalu dirindukan. Terasa kemarau tanpa sapaan khasnya, dehidrasi jika tidak dengar nasihatnya, hipotermia jika tidak mendengar kritik saat kita lupa. Dia membuatmu jadi spesial, karena sahabatmu mencintaimu karena Allah bukan karena sekedar ingin menjadi sahabatmu saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu a&#8217;lam&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Namun jangan berharap menemukan sahabat jika kita tidak mampu melayakkan diri mendapat sabahat. Jadilah seorang sahabat terlebih dahulu. Mencintainya karena Allah, dan itu cukup. Maka itu sudah bisa menjadi alasanmu untuk selalu peduli kepadanya.</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Ada tujuh golongan manusia yang akan mendapat naungan Allah pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan-Nya.(1)Pemimpin yang adil, (2) Seorang pemuda yang menyibukkan dirinya dengan ibadah kepada Rabbnya, (3) Seorang yang hatinya selalu terikat pada masjid, (4) <strong>Dua orang yang saling mencintai karena Allah Subhanahu wa Ta’ala, berkumpul dan berpisah karena Allah pula,</strong> (5) Seorang lelaki yang di ajak zina oleh wanita yang kaya dan cantik tapi ia menolaknya seraya berkata ‘Aku takut kepada Allah’, (6) Seseorang yang bersedekah dengan menyembuyikannya hingga tangan kirinya tidak mengetahui apa yang dinfaqkan oleh tangan kanannya, serta (7) Seorang yang berzikir kepada Allah di kala sendiri hingga kedua matanya basah karena menangis.” (Shohih Bukhari, Hadits no 620)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Semoga kita termasuk salah satu dari tujuh golongan itu. Amin.</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/micronote/'>MicroNote</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/615/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/615/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/615/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=615&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/22/sahabat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Shalat Hanya Buat Mereka yang Taat</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/17/shalat-hanya-buat-mereka-yang-taat/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/17/shalat-hanya-buat-mereka-yang-taat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 15:06:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[MicroNote]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=607</guid>
		<description><![CDATA[(-) Shalat hanya buat mereka yang taat. Mereka yang baik, minat dengan yang namanya ibadah&#8230; Heran, kenapa mereka begitu semangat pergi ke masjid saat adzan berkumandang. Terkadang bingung, kenapa mereka begitu menyebalkan dan tidak ada lelahnya mengajak orang shalat. Hidupku urusanku, hidupmu urusanmu. Suatu saat juga aku akan shalat. Shalat karena aku mau shalat, shalat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=607&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">(-)</p>
<p style="text-align:justify;">Shalat hanya buat mereka yang taat. Mereka yang baik, minat dengan yang namanya ibadah&#8230; Heran, kenapa mereka begitu semangat pergi ke masjid saat adzan berkumandang. Terkadang bingung, kenapa mereka begitu menyebalkan dan tidak ada lelahnya mengajak orang shalat. Hidupku urusanku, hidupmu urusanmu. Suatu saat juga aku akan shalat. Shalat karena aku mau shalat, shalat bukan karena kalian merecokiku dengan mulut manis mengajak, lemah lembut mengingatkan, dan sedikit-sedikit menyindir. Menyebalkan&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">(+)</p>
<p style="text-align:justify;">Shalat itu kenikmatan. Apalagi cara kita untuk bersyukur atas semua nikmat yang tidak bisa dihitung ini selain shalat lima waktu, bagus sekali jika berjamaah, dan sangat utama jika tepat waktu. Shalat itu menyenangkan. Apalagi yang akan dilakukan seseorang untuk melakukan apa yang menghilangkan penat hidup, yang melepaskan lelah fisik bekerja, dan menenangkan hati dari kejamnya dunia. Aku ingin saudaraku yang lain pun merasakan apa yang aku rasa. Menikmati shalat, menyenangi shalat. Aku tidak akan berhenti sampai mereka semua tahu arti betapa Allah sayang kepada kita dengan menyuruh kita semua untuk shalat. Hanya sepuluh menit tiap shalatnya&#8230; Apakah itu begitu berat? Okelah, lima menit tiap shalatnya. Ayolah saudaraku&#8230; Matamu masih bisa melihat itu nikmat Allah, bersyukurlah dengan shalat karena mata itu&#8230; Mudah bukan?<span id="more-607"></span></p>
<p style="text-align:justify;">(-)</p>
<p style="text-align:justify;">Kau tahu? Urusanku untuk shalat atau tidak. Lha, bukannya yang dosa juga aku. Kenapa yang sibuk malah situ? Sudah jangan dekat-dekat, pergi sana! Yang aku heran kenapa adzan selalu datang saat aku sedang sibuk. Lebih baik aku selesaikan bekerja dulu dari pada saat shalat aku memikirkan pekerjaan? Lebih baik aku penuhi makan siang sebentar kan daripada saat shalat aku memikirkan makan karena perut lapar? Lebih baik aku selesaikan tontonan ini dulu kan, daripada saat shalat aku terbayang-bayang apa yang terjadi dengan lanjutannya? Kalian sekali-kali tidak tahu, aku yang mengetahui.</p>
<p style="text-align:justify;">(+)</p>
<p style="text-align:justify;">Terkadang aku pun menyerah. aku tahu kamu sudah tidak mau. Tapi apalah yang harus aku lakukan jika aku tak cinta kepada saudaranya karena Allah? Sungguhku takut kau marah, menganggapku menyebalkan, tukang merecok kesenangan, tidak ada kerjaan, entahlah apapun rasamu dengan perlihatkan ekspresi itu. Saatku sudah tak mampu, saat selemah-lemah imanku, aku tahu bahwa hanya Allah-lah Sang Penebar Hidayah. Berdoa agar Allah juga sayang padamu&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">(-)</p>
<p style="text-align:justify;">Terkadang aku mau jika Dia berikanku penyakit akut dan buatku segera mati. Buatku takut, dan ingin mempersiapkannya. Buatku mau shalat lagi. Dunia terlalu nikmat untuk ditinggalkan, dunia terlalu sayang untuk diabai-abaikan&#8230; Buat apa Engkau menciptakan kenikmatan kalau bukan untuk dinikmati? Selama aku tahu yang mana yang benar dan salah aku masih merasa cukup. Aku rasa belum saatnya sekarang. shalat hanya untuk mereka yang taat.</p>
<p style="text-align:justify;">(+)</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya mampu mengangkat kedua tanganku&#8230; &#8220;Ya Allah cintai saudara hamba dengan caraMU&#8230; Cintai dia, karena aku tahu Engkaulah yang paling tahu bagaimana cara mencintai seorang hamba&#8230;&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">(-)(+)</p>
<p style="text-align:justify;">Amin&#8230;.</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/micronote/'>MicroNote</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/607/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/607/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/607/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&amp;blog=2784226&amp;post=607&amp;subd=dyn01&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/10/17/shalat-hanya-buat-mereka-yang-taat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
