<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>dyn@0101100site</title>
	<atom:link href="http://dyn01.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://dyn01.wordpress.com</link>
	<description>The Empty Book</description>
	<lastBuildDate>Tue, 22 May 2012 05:23:02 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='dyn01.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>dyn@0101100site</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://dyn01.wordpress.com/osd.xml" title="dyn@0101100site" />
	<atom:link rel='hub' href='http://dyn01.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Rindu Ramadlan</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2012/05/22/rindu-ramadlan/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2012/05/22/rindu-ramadlan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 22 May 2012 05:22:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[MicroNote]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=717</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini tanggal 1 Rajab 1433 Hijriah. Semua orang berdoa dengan doa yang sudah sangat terkenal itu, walau memang bukan doa dari hadis shahih mana pun, dan tidak dipungkiri bahwa perbedaan pendapat tentang berdoa dengan doa ini sangatlah banyak, doa tetaplah sebuah doa. Allahumma Baariklanaa Fii Rajaba wa Sya&#8217;baana wa Ballighnaa Ramadhaan Ya Allah berkahilah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=717&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Hari ini tanggal 1 Rajab 1433 Hijriah. Semua orang berdoa dengan doa yang sudah sangat terkenal itu, walau memang bukan doa dari hadis shahih mana pun, dan tidak dipungkiri bahwa perbedaan pendapat <em>tentang berdoa dengan doa ini</em> sangatlah banyak, doa tetaplah sebuah doa.</p>
<p style="text-align:center;"><strong><em>Allahumma Baariklanaa Fii Rajaba wa Sya&#8217;baana wa Ballighnaa Ramadhaan</em></strong></p>
<p style="text-align:center;"><em>Ya Allah berkahilah kami dalam bulan Rajab dan Sya&#8217;ban serta sampaikan kami pada bulan Ramadlan</em></p>
<p style="text-align:justify;">Apalah yang dilakukan seorang yang merindu selain berharap-harap untuk segera bertemu? Mungkin hal ini yang disampaikan oleh doa ini. Walau hanya sebuah doa, sebaiknya tidak terlalu dikhususkan diamalkan sampai-sampai dibaca setiap saat pada bulan Rajab dan nanti saat Sya&#8217;ban datang. Intinya jangan melakukan <strong><em>pengkhususan </em></strong>terhadap doa ini. Karena memang tidak dianjurkan mengamalkan doa-doa yang berasal dari hadis yang lemah, sebaik apapun isinya.</p>
<p style="text-align:center;"><em><span style="color:#ff0000;">Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu</span>, dan <span style="color:#008000;">boleh jadi (pula) kamu me-nyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu</span>; <strong>Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.</strong>&#8220;</em> (QS. Al-Baqarah [2]: 216)</p>
<p style="text-align:justify;">Mari kita lihat bagaimana orang-orang shalih terdahulu mengungkapkan kerinduannya kepada Ramadlan. Mereka para shalih terdahulu mempersiapkan dan berdoa untuk menyambut Ramadlan tidak hanya pada saat bulan Rajab datang, sebagian ulama salaf mengatakan,<span id="more-717"></span></p>
<p style="text-align:center;">كَانُوا يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يُبَلِّغَهُمْ شَهْرَ رَمَضَانَ ثُمَّ يَدْعُوْنَ اللهَ سِتَّةَ أَشْهُرٍ أَنْ يَتَقَبَّلَهُ مِنْهُمْ</p>
<p style="text-align:center;"><em>”Mereka (para sahabat) berdo’a kepada Allah selama 6 bulan agar mereka dapat menjumpai bulan Ramadlan.” (Lathaaiful Ma’arif hal. 232)</em></p>
<p>Abu Bakr al Warraq al Balkhi <em>rahimahullah</em> mengatakan,</p>
<p style="text-align:center;">شهر رجب شهر للزرع و شعبان شهر السقي للزرع و رمضان شهر حصاد الزرع</p>
<p style="text-align:center;"><em>“<strong>Rajab</strong> adalah bulan <strong>untuk menanam</strong>, <strong>Sya’ban</strong> adalah bulan <strong>untuk mengairi</strong> dan <strong>Ramadlan</strong> adalah bulan <strong>untuk memanen</strong>.” (Lathaaiful Ma’arif hal. 130)</em></p>
<p>Sebagian ulama yang lain mengatakan,</p>
<p style="text-align:center;">السنة مثل الشجرة و شهر رجب أيام توريقها و شعبان أيام تفريعها و رمضان أيام قطفها و المؤمنون قطافها جدير بمن سود صحيفته بالذنوب أن يبيضها بالتوبة في هذا الشهر و بمن ضيع عمره في البطالة أن يغتنم فيه ما بقي من العمر</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Waktu setahun itu laksana sebuah pohon. Bulan Rajab adalah waktu menumbuhkan daun, Syaban adalah waktu untuk menumbuhkan dahan, dan Ramadlan adalah bulan memanen, pemanennya adalah kaum mukminin. (Oleh karena itu), mereka yang “menghitamkan” catatan amal mereka hendaklah bergegas “memutihkannya” dengan taubat di bulan-bulan ini, sedang mereka yang telah menyia-nyiakan umurnya dalam kelalaian, hendaklah memanfaatkan sisa umur sebaik-baiknya (dengan mengerjakan ketaatan) di waktu tesebut.” (Lathaaiful Ma’arif hal. 130)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Sudah bulan Rajab, Saudaraku&#8230; Saatnya menanam. Jika kau rindu Ramadlan, maka persiapkan menyambutnya dengan persiapan matang. Apalah yang dilakukan seorang yang merindu selain mempersiapkan segala sesuatu agar terlihat sempurna saat menyambut yang dirindukan. Bersih-bersih diri dengan bertaubat dari sekarang, olahraga hati dengan menambah-nambah ibadah sunnah yang disyariatkan, dan menambah gizi jiwa dengan mulai rajin mencari ilmu dan menghadiri majelis ta&#8217;lim.</p>
<p style="text-align:justify;">Apalah yang dilakukan seorang merindu selain berusaha tidak melakukan kesalahan apapun saat persiapan menyambut yang dirindukan. Tidak mengamalkan shaum-shaum atau shalat-shalat yang tidak ada dalilnya seperti menjalankan shaum bulan Rajab atau menjalankan shalat khusus malam ke-27 Rajab yang tidak ada tuntunannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Islam itu mudah. Terkadang kita yang suka menambah-nambah. Konsepnya sederhana; Jika Rasulullah saw. dan para sahabat tidak mencontohkan, maka tidak perlu dan jangan dilakukan. Daripada apa yang kita kira ibadah malah jadi berbalik menjadi satu hitungan dosa bagi kita.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita ngikut apa yang Rasulullah saw. katakan aja,</p>
<p style="text-align:center;"><em>Barangsiapa yang <strong>BERAMAL BUKAN</strong> di atas <strong>PETUNJUK</strong> kami [RASULULLAH saw.] maka amalan tersebut <strong>TERTOLAK</strong>. (Mutafaqun &#8216;alaih)</em></p>
<p style="text-align:justify;">Selamat menanam para perindu. Tanam yang banyak maka kau akan memanennya dengan hasil yang banyak. Tanam yang banyak, karena jika ada yang rusak maka ada penggantinya. Tanam yang banyak, karena pengorbanan selalu berbanding lurus dengan penghargaan di Mata Allah azza wa jalla.</p>
<p style="text-align:justify;">Lelahkah? PASTI LELAH! Maka persiapkan dari sekarang :)</p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu a&#8217;lam bish shawaab.</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/micronote/'>MicroNote</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/717/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/717/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/717/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=717&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2012/05/22/rindu-ramadlan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Anak Kanker Indonesia; Faris</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2012/05/21/anak-kanker-indonesia-faris/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2012/05/21/anak-kanker-indonesia-faris/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 May 2012 06:06:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biner itu Indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=710</guid>
		<description><![CDATA[Ini yang dikatakan Faris (10 tahun) saat ditanya kenapa bersedia kakinya diamputasi; &#8220;Udah gak tahan sakitnya, Kak&#8230; Udahlah dipotong aja. Sekarang cuma senat-senut.&#8221; Mengatakanny sangat santai, tersenyum tanpa ada sisa sedikitpun penyesalan. Ya Allah, dia tertawa sedang aku sudah hampir menangis. Faris adalah pengidap osteosarcoma atau kanker tulang dan baru saja diamputasi kaki kirinya. Umurnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=710&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Ini yang dikatakan Faris (10 tahun) saat ditanya kenapa bersedia kakinya diamputasi; &#8220;<em>Udah gak tahan sakitnya, Kak&#8230; Udahlah dipotong aja. Sekarang cuma senat-senut</em>.&#8221; Mengatakanny sangat santai, tersenyum tanpa ada sisa sedikitpun penyesalan. Ya Allah, dia tertawa sedang aku sudah hampir menangis.</p>
<p style="text-align:justify;">Faris adalah pengidap osteosarcoma atau kanker tulang dan baru saja diamputasi kaki kirinya. Umurnya mungkin baru 10 tahun namun keberanian, keikhlasan, dan lurus niatnya menjalani hidup setara orang dewasa. Membayangkan andai saja situasi itu dihadapkan padaku, keputusan apa yang akan aku ambil; <strong><em>amputasi atau tidak</em></strong><em>?</em> Dan Faris punya jawaban tegas, umurnya baru 10 tahun dan jawabannya tegas. Membayangkan berada pada situasinya saja aku sudah ingin menangis, tapi bocah Faris ini tegas mengatakan <em><strong>YA</strong></em> untuk amputasi kakinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Anak-anak belum mengenal konsep mati. Belum tahu juga apa arti kehidupan sesungguhnya. Mereka begitu polos. Kehidupan bagi mereka adalah Mama, Papa, saudara, dan teman-teman bermain mereka. Sehingga jika mereka dalam keadaan kesakitan, bahkan pada saat-saat akhir sakaratul maut mendekati waktu pulang, yang mereka khawatirkan bukan tentang <strong><em>&#8216;</em></strong><em>apa yang akan terjadi padaku nanti</em>?&#8217;, namun tentang <em></em><strong><em> &#8216;APA YANG AKAN TERJADI PADA MAMA, PAPA, ADIK/KAKAK JIKA AKU TIDAK BISA MENEMANI MEREKA?</em></strong>&#8216;.<span id="more-710"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Mereka polos dan sangat sederhana mengungkapkan sesuatu. Padahal kematian sangat dekat, bahkan manusia pun berani memprediksikan umur mereka. Faris bukan mencari &#8216;hidup&#8217;. Karena &#8216;hidup&#8217; itu pemberian Yang Maha Hidup. Faris hanya tidak ingin kesakitan, tidak ingin melihat mamanya bersedih. Aku menatap Mama Faris, tidak ada kesedihan kini, ia ikhlas. Ia lebih baik melihat Faris kehilangan satu kaki namun bisa tersenyum dari pada melihat Faris merintih kesakitan.</p>
<p style="text-align:justify;">NB: <em>Ditulis Sabtu, 11 Feb 2012. Saat ini Fariz sedang istirahat di Padang, akan kembali ke Jakarta untuk meneruskan kemoterapinya. #gerakanBERBAGI telah memberikan Faris sepasang tongkat agar ia bisa berlatih berjalan dengan 1 kaki dan 2 tongkat. Kami terus mendampingi Fariz dan jika ia dinyatakan masuk tahap maintenance nanti, akan mengusahakan kaki palsu untuknya</em>.</p>
<p style="text-align:center;">Sabtu, 5 Mei 2012<br />
Ina Madjidhan<br />
www.gerakanberbagi.com</p>
<p>http://www.inagibol.blogspot.com</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Edited by Reza Dynasti Pramana &#8211; Pegiat Donor Darah Siaga untuk Anak Kanker #gerakanBERBAGI</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/biner-itu-indah/'>Biner itu Indah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/710/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/710/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/710/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=710&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2012/05/21/anak-kanker-indonesia-faris/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Bolehkah Membeli Emas Secara Kredit?</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2012/04/11/bolehkah-membeli-emas-secara-kredit/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2012/04/11/bolehkah-membeli-emas-secara-kredit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Apr 2012 05:23:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidup Bersama Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=702</guid>
		<description><![CDATA[Pertanyaan: Apakah boleh menukar emas dengan uang yang dibayar secara kredit sebagaimana membeli barang lainnya? Atau harus dengan tunai di majelis tanpa menunda pembayaran sedikit pun? Apa dalil yang membolehkan atau tidaknya hal ini? Karena sebagian orang ada yang membeli perhiasan (emas) dengan cara kredit semacam ini. Jawaban: Tidak boleh menukar emas dengan uang, walaupun [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=702&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Apakah boleh menukar emas dengan uang yang dibayar secara kredit sebagaimana membeli barang lainnya? Atau harus dengan tunai di majelis tanpa menunda pembayaran sedikit pun? Apa dalil yang membolehkan atau tidaknya hal ini? Karena sebagian orang ada yang membeli perhiasan (emas) dengan cara kredit semacam ini.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Jawaban:</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Tidak boleh menukar emas dengan uang, walaupun keduanya tidak sama jenis kecuali dengan syarat harus tunai dalam satu majelis. Hal ini berdasarkan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau menjelaskan barang-barang yang termasuk riba dalam sabdanya,</p>
<p style="text-align:center;" dir="RTL" align="center">فَإِذَا اخْتَلَفَتْ هَذِهِ الأَصْنَافُ فَبِيعُوا كَيْفَ شِئْتُمْ إِذَا كَانَ يَدًا بِيَدٍ</p>
<p style="text-align:center;"><em>“Jika berbeda jenis, maka juallah terserah kalian, asalkan tunai”<strong> [HR. Muslim]</strong></em></p>
<p style="text-align:justify;">Wa billahit taufiq, shalawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabtnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’</p>
<p style="text-align:justify;">Yang menandatangani fatwa ini:</p>
<p style="text-align:justify;">Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah Alu Syaikh selaku ketua; Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayan, Syaikh Sholeh Al Fauzan, Syaikh Bakr Abu Zaid selaku anggota.</p>
<p>Riyadh KSA, 13 Shafar 1432 H (17/01/2011)</p>
<p>copy paste dari; <a href="http://www.rumaysho.com/">www.rumaysho.com</a></p>
<p>Syariah itu mudah, tapi bukan untuk dimudah-mudahkan. <em>Trust me, it&#8217;s really easy&#8230;</em> :)</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/hidup-bersama-rasulullah/'>Hidup Bersama Rasulullah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/702/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/702/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/702/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=702&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2012/04/11/bolehkah-membeli-emas-secara-kredit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Suami Baru Untuk Istriku</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2012/03/31/suami-baru-untuk-istriku/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2012/03/31/suami-baru-untuk-istriku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 31 Mar 2012 14:03:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biner itu Indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=697</guid>
		<description><![CDATA[Doaku&#8230;  Ya Allah, Berikan suami baru untuk istriku. Suami yang membahagiakannya di dunia dan di akhirat nanti. Suami yang mencintainya karenaMU saja, ya Allah. Suami yang shalih. Suami yang bersamanya menghasilkan keturunan-keturunan yang shalih/shalihah. Suami yang setiap hari selalu bersamanya, menemaninya, tidak pernah meninggalkannya lama-lama. Suami yang tidak banyak janji lalu mengecewakan, tidak banyak memberi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=697&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Doaku&#8230; </em></p>
<p style="text-align:justify;">Ya Allah, Berikan suami baru untuk istriku. Suami yang membahagiakannya di dunia dan di akhirat nanti. Suami yang mencintainya karenaMU saja, ya Allah. Suami yang shalih. Suami yang bersamanya menghasilkan keturunan-keturunan yang shalih/shalihah. Suami yang setiap hari selalu bersamanya, menemaninya, tidak pernah meninggalkannya lama-lama. Suami yang tidak banyak janji lalu mengecewakan, tidak banyak memberi harap lalu tidak terlaksana. Suami yang jadi imam yang bertanggung jawab. Suami yang membangunkan rumah mungil namun penuh kebahagiaan. Suami yang bersamanya menyicil untuk menciptakan cita-cita menjadi nyata. Suami yang cinta Rasulullah saw. dan selalu menjadikannya teladan. Suami yang bersamanya menciptakan masyarakat kecil yang madani, berukhuwah, dan berinteraksi dengan ikatan syariat. Bersama-sama menjadi manfaat untuk agama, bangsa, dan negara.<span id="more-697"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Intinya suami yang jarang keluar kota, ya Allah&#8230; :D</p>
<p style="text-align:justify;">Jangan jauh-jauh carinya, ya Allah&#8230; #ngacung #nunjukdirisendiri</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga Engkau tahu ya Allah&#8230; Doa ini doa minta kerjaan baru :D</p>
<p style="text-align:justify;">Hehehehe&#8230; #amin</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ya Allah, cintai istriku&#8230; Karena sebesar apapun cintaku tidak akan pernah cukup untuk mencintainya&#8230;</em> :)</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/biner-itu-indah/'>Biner itu Indah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/697/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/697/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/697/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=697&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2012/03/31/suami-baru-untuk-istriku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mendahului Gerakan Imam</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2012/02/27/mendahului-gerakan-imam/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2012/02/27/mendahului-gerakan-imam/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Feb 2012 05:32:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hidup Bersama Rasulullah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=689</guid>
		<description><![CDATA[Seperti apa yang disebut mendahului-gerakan-imam, dijelaskan dengan detail dalam hadis di bawah ini; Barra bin ‘Azibradhiallahu’anhu menyatakan, “Kami dahulu shalat di belakang Nabi shalallahu ‘alaihi wa sallam. Apabila nabi mengatakan ‘sami’allahu liman hamidah‘ maka tidak ada seorang pun di antara kami yang menyondongkan punggungnya sampai Nabishalallahu ‘alaihi wa sallam meletakkan dahinya di tanah.” (Mutafaq ‘alaihi) Hadis-hadis tentang mendahului-gerakan-iman shalat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=689&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seperti apa yang disebut mendahului-gerakan-imam, dijelaskan dengan detail dalam hadis di bawah ini;</p>
<p align="center">Barra bin ‘Azib<em>radhiallahu’anhu</em> menyatakan, “Kami dahulu shalat di belakang Nabi <em>shalallahu ‘alaihi wa sallam.</em><em> </em>Apabila nabi mengatakan ‘<em>sami’allahu liman hamidah</em>‘ <strong>maka tidak ada seorang pun di antara kami yang menyondongkan punggungnya sampai <em>Nabi<em>shalallahu ‘alaihi wa sallam</em> meletakkan dahinya di tanah</em>.</strong>” (Mutafaq ‘alaihi)</p>
<p style="text-align:justify;">Hadis-hadis tentang mendahului-gerakan-iman shalat banyak tentang gerak perpindahan dari itidal menuju sujud. Karena gerakan ini adalah gerakan yang paling sering terlalaikan oleh sebagian besar makmum. Dari yang bergerak berbarengan dengan gerakan imam, dari yang sudah mencondongkan badan sebelum imam sempurna sujud, sampai, bahkan ada juga yang mendahului imam.</p>
<p style="text-align:justify;">Perbuatan mereka itu tentu tidak ada tujuan apa pun kecuali terpengaruh godaan setan. Apalagi kalau perut sudah lapar, apalagi kalau ada acara televisi yang sebentar lagi mulai, apalagi kalau ada pekerjaan yang belum selesai, dan sebagainya yang biasa dibisiki setan saat kita shalat.<span id="more-689"></span></p>
<p align="center">Abu Hurairah mengatakan, <em>“Penyebab orang-orang yang <strong>mengangkat </strong>atau<strong> menundukkan</strong> kepala mereka <strong>lebih dahulu dari imam</strong> itu karena <strong>ubun-ubunnya di tangan setan</strong>.</em>” (HR. Malik).</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Ini berlaku untuk semua gerakan shalat</em>. Bahwa sebagai makmum tidak boleh, dilarang, sangat tidak dianjurkan untuk mendahului gerakan imam. Biarkan imam sempurna menyelesaikan gerakannya, baru makmum melakukan gerakan tersebut. <strong>Apalagi</strong> <strong>yang diharapkan orang-orang yang shalat selain shalatnya diterima?</strong> Maka jangan sampai tidak diterima karena saat kita menjadi makmum, kita tidak bisa menjadi makmum yang baik.</p>
<p>Karena ternyata ini bukan hal yang sepele, bahkan ini harus jadi konsentrasi kita setiap kali shalat.</p>
<p align="center"><em>Nabi <em>shalallahu ‘alaihi wa sallam</em><strong>, “Hendaklah takut salah seorang di antara kalian, apabila ia mengangkat kepalanya sebelum imam melakukannya, Allah akan menjadikan kepalanya kepala keledai atau suara keledai atau bentuk fisik yang menyerupai keledai.</strong></em> (Mutafaq ‘alaihi).</p>
<p>Wallahu a’lam bish shawaab.</p>
<p>Syariat itu mudah, tapi bukan untuk dimudah-mudahkan. Mari hidup dengan menjalankan syariat :)</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/hidup-bersama-rasulullah/'>Hidup Bersama Rasulullah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/689/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/689/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/689/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/689/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/689/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/689/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/689/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/689/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/689/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/689/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/689/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/689/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/689/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/689/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=689&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2012/02/27/mendahului-gerakan-imam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tadi Pagi Aku Bertemu Seorang Bocah</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2012/02/20/tadi-pagi-aku-bertemu-seorang-bocah/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2012/02/20/tadi-pagi-aku-bertemu-seorang-bocah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 14:00:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biner itu Indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=684</guid>
		<description><![CDATA[Tadi pagi aku bertemu seorang bocah namanya aneh sekali. Namanya si Polos-Cengeng yang selalu menangis meratapi kekurangannya. Yang tidak berani menjadi tua karena dia tahu banyak konsekuensi yang harus dia hadapi saat &#8216;tua&#8217; jadi nama tengahnya nanti. Menangis jadi temannya, sendiri menjadi sahabatnya, berdoa dan memohon jadi kegiatan rutinnya. Dia tidak berharap kepada manusia yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=684&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Tadi pagi aku bertemu seorang bocah namanya aneh sekali. Namanya si Polos-Cengeng yang selalu menangis meratapi kekurangannya. Yang tidak berani menjadi tua karena dia tahu banyak konsekuensi yang harus dia hadapi saat &#8216;tua&#8217; jadi nama tengahnya nanti. Menangis jadi temannya, sendiri menjadi sahabatnya, berdoa dan memohon jadi kegiatan rutinnya. Dia tidak berharap kepada manusia yang jelas-jelas tidak punya daya untuk apa yang dia pinta. Dia hanya dekat dengan Allah azza wa jalla. Dekat-dekat karena ada maunya, baik-baik karena ingin meminta, merayu-rayu karena tak punya apa-apa.</p>
<p style="text-align:justify;">Tapi, dia cepat sekali pergi.</p>
<p style="text-align:justify;">Untungnya siang tadi aku bertemu dengan seorang remaja, dia bilang padaku namanya si Polos-Tak-Tahu-Apa-apa. Nama macam apa pula ini, tak masalah lah yang penting siang ini aku tidak sendiri. Dia menceritakan dirinya. Dia haus mencari tahu, dia lapar karena tidak tahu, dia pun tidak malu saat ejekan datang karena dia tidak mengerti, dia tidak takut coba-coba semua hal untuk bisa tahu suatu arti. Semangat membara didihkan darahnya, gelembungnya meletup lalu menguar, mencipratkan kehangatan kepada setiap orang yang berada di dekatnya. Selalu nyaman bersama dengannya.</p>
<p>Namun dia pun tak bisa lama-lama. Dia bilang akan kembali jika aku memanggilnya. Bagaimana bisa, aku lupa minta nomor <em>handphone</em>-nya.</p>
<p style="text-align:justify;"><span id="more-684"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Lalu tiba-tiba seseorang menyapaku hangat sore ini. Senyumnya teduh. Oh, aku akan cepat akrab dengannya, batinku. Dia mengaku sebagai &#8211; aku tidak percaya itu namanya &#8211; si Polos-Cinta-Mengabdi. Dia bilang padaku dengan bangga bahwa dia bangun awal untuk bertemu, dia berlari agar tidak didahului, dia bersenandung saat jenuh berlari, dia melompat setinggi-tinggi kemampuannya untuk jadi sukarelawan nomor satu. Dakwah jiwanya, berjuang mengalir dalam darahnya, dan gelar &#8216;syahid&#8217; cita-cita terahirnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti kataku, aku mulai akrab dengannya. Namun dia bilang harus pergi. Lagi-lagi pergi. Dan lagi-lagi aku lupa menanyakan bagaimana kopi darat lagi. Huft&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">Dan malam ini aku sudah rindu dengan mereka.</p>
<p style="text-align:justify;">Okelah, besok aku masih punya waktu untuk bertemu. Semoga.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat bertemu aku tak akan lupa untuk mencatat nomor selularnya, kalau perlu akun FB atau twitternya pun aku minta. Punya BB ga ya?</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/biner-itu-indah/'>Biner itu Indah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/684/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/684/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/684/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=684&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2012/02/20/tadi-pagi-aku-bertemu-seorang-bocah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Surat Cintaku</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/28/surat-cintaku/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/28/surat-cintaku/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Dec 2011 05:34:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biner itu Indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=657</guid>
		<description><![CDATA[I&#8217;m falling in love with you&#8230; Aku tidak pernah tahu seberapa luas hatimu, Aku tidak tahu setinggi apa sabarmu&#8230; Namun aku tahu bahwa seluruh samudera di bumi pun tak bisa mengalahkan luas hatimu, dan aku mendapati sabarmu lebih tinggi daripada puncak everest bahkan tiga kalinya sekalipun. Namun aku sadar bahwa jika tinggi sabarmu dan luas hatimu bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=657&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>I&#8217;m falling in love with you&#8230;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Aku tidak pernah tahu seberapa luas hatimu, Aku tidak tahu setinggi apa sabarmu&#8230; Namun aku tahu bahwa seluruh samudera di bumi pun tak bisa mengalahkan luas hatimu, dan aku mendapati sabarmu lebih tinggi daripada puncak everest bahkan tiga kalinya sekalipun. Namun aku sadar bahwa jika tinggi sabarmu dan luas hatimu bisa diukur, maka semuanya ada batasnya. Apakah ada batasnya, Sayangku?</p>
<p style="text-align:justify;">Aku tahu puncak sabarmu setiap saat terkikis. Aku tahu samudera hatimu sering kali surut&#8230; Namun puncak itu selalu saja tumbuh menjulang lalu kokoh, terkikis lalu tumbuh lagi dan begitu selalu. Dan Allah tambahkan air di hatimu selalu di saat kau mulai kerontang, saat kau memanjat kepadaNYA. Hey Cantik, sampai mana kekuatanmu, <em>Cinta</em>?</p>
<p style="text-align:justify;">Aku lelaki tak tahu diri yang sering kali membuatmu sedih. Meninggalkanmu di saat aku seharusnya ada disisi, membiarkan saat kau butuh pelukan&#8230; Hey Sayang, masihkah kau mau bertahan?<span id="more-657"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Tapi lihatlah dia si Bidadari cantikku ini&#8230; Dia adalah jawaban dari setiap <a href="http://dyn01.wordpress.com/2010/06/23/ummiy-prayers/">doa-doa ibuku</a>. Dia adalah ijabah dari ratapanku saat meminta sebuah <a href="http://dyn01.wordpress.com/2009/05/17/bukan-payung-biasa/">payung</a> untuk menemaniku berjalan di tengah badai.  Dia adalah anugerah dari dua kali 10 malam terakhir Ramadlan dimana aku selalu memanjat agar diberikan seorang perempuan terbaik pilihanMu, ya Rabb&#8230; Aku sudah mengenalnya sebelum aku bertemu dengannya seperti yang telah aku ceritakan di <a href="http://dyn01.wordpress.com/2010/02/17/mendaki-pelangi/">Mendaki Pelangi</a>. Dia yang telah membuat tulang-tulang igaku bernyanyi, bahagia menemukan apa yang selama ini mereka cari. Dia yang membuat sendi-sendi rusukku bergetar seakan telah bertemu dengan sang penawar hambar&#8230; Aku tidak butuh perhiasan untuk membuatku terhormat karena aku menggenggam jemari sang <a href="http://dyn01.wordpress.com/2011/06/20/perhiasan-seorang-pria/">perhiasan terindah</a> di muka bumi&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;"><em>Perantau, musafir perjuangan. Tabahkanlah hatimu. Berjuang di rantau orang. Sedih pilu, hanya engkau yang tahu.</em>.. Begitulah yang dikatakan Raihan dalam <em>Perantau</em>. <em>Sabanta lai salasai sadonyo. Basabalah saketek lai. Ambo ndak punyo apo-apo salain cinto jo doa, walaupun ambo tahu itu ndak ka cukuik sagitu&#8230;</em></p>
<p style="text-align:justify;">Benar-benar&#8230;, sepertinya aku sedang jatuh cinta. Jatuh cinta sama kamu. Surat cinta memang sudah tidak jaman. Tapi biarkan pria ketinggalan jaman ini menyatakannya dengan cara yang dia bisa. Jatuh cinta dengan sholehahmu, dengan cantikmu, dengan sabarmu, dengan masakanmu, dengan senyummu, dengan tawamu, dengan cemberutmu itu, dengan semuanya. Aku cinta kau, Memoria Rosi karena Allah&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Ku panjatkan doa kepadaNYA; <em>Ya Allah jadikan aku sebagai penyebab kebahagiaan terbesarnya. Amin.</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Basabo yo diak, uda ka pulang sabanta lai&#8230;</em></p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/biner-itu-indah/'>Biner itu Indah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/657/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/657/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=657&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/28/surat-cintaku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Sangat Khusyu Shalat</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/21/aku-sangat-khusyu-shalat/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/21/aku-sangat-khusyu-shalat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 05:30:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Membaca Ayat-ayat CintaNYA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=658</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Alhamdulillahirabbil &#8216;alamin&#8230;,  duh laporan pertanggungan perjalanan belum selesai&#8230;, iyya kana&#8217;budu wa iyya kanas&#8230;, nota travel aku taruh dimana ya?&#8230;, shiratal ladzina &#8216;an-am ta&#8217;alaihim&#8230;, oh, terselip di - Amiiiin- buku Your Job Is Not Your Career.&#8220; Begitulah setiap kali shalat. Shalat jadi sarana terapi pengingat barang hilang, shalat jadi tempat perdebatan masalah yang kita alami, mencari solusi remah-remah dunia. Shalat jadi waktu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=658&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">&#8220;<em>Alhamdulillahirabbil &#8216;alamin&#8230;,</em>  <strong>duh laporan pertanggungan perjalanan belum selesai&#8230;,</strong> <em>iyya kana&#8217;budu wa iyya kanas&#8230;,</em> <strong>nota travel aku taruh dimana ya?&#8230;,</strong> <em>shiratal ladzina &#8216;an-am ta&#8217;alaihim&#8230;,</em> <strong>oh, terselip di</strong> <em>- Amiiiin-</em> <strong>buku Your Job Is Not Your Career.</strong>&#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">Begitulah setiap kali shalat. Shalat jadi sarana terapi pengingat barang hilang, shalat jadi tempat perdebatan masalah yang kita alami, mencari solusi remah-remah dunia. Shalat jadi waktu untuk berdiskusi, seakan-akan ada orang-orang yang sedang rapat mengelilingi meja bundar, lalu yang satu berikan pendapat dan yang lain protes, yang lain lagi menanggapi, dan yang lain mengingatkan kepada topik baru lagi. Begitu seterusnya dan tiba-tiba saat tersadar tiba-tiba kita sudah berada pada akhir shalat, entah ayat Al Quran apa yang tadi kita baca, entah berapa rakaat yang tadi dilakukan, entah apa yang tadi terjadi&#8230; <em>Shalat is just suddenly finished.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Yang khusyu malah mengingat-ingatnya, bukan shalatnya yang khusyu. Ternyata kebiasaan ini sudah terjadi tidak hanya terjadi jaman sekarang yang serba sibuk dan serba banyak hal yang ingin dilakukan, namun di jaman Rasulullah pun begitu,</p>
<p style="text-align:center;"><em>Rasulullah bersabda: &#8220;Apabila adzan dikumandangkan, setan kabur sambil kentut hingga tidak mendengar adzan. Jika adzan selesai, setan datang. Ketika iqamah dikumandangkan, setan kabur. Saat iqamah selesai, setan kembali, kemudian masuk ke benak seseorang dan berkata; &#8220;Ingat ini, ingat itu, terhadap sesuatu yang tidak ingat, sampai seseorang tidak tahu jumlah raka&#8217;at yang telah dikerjakan&#8221;</em> [HR. An Nasai]<span id="more-658"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah mendefinisikan khusyu sebagai berikut,</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Khusyu’ kepadaMu pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku dan otot-ototku&#8221;.</em> [HR Muslim].</p>
<p style="text-align:justify;">Sudahkah? Pendengaran tidak sibuk dengan suara televisi, cepat-cepat shalat saat iklan lalu mempercepatnya saat iklan selesai dan tayangan kesayangan mulai lagi. Penglihatan tidak sibuk dengan orang yang lalu lalang, menyadari sang idola datang lalu membaik-baikkan gerakannya, melambat-lambatkan agar terlihat khusuk &#8211; khusuk untuk terlihat khusuk. Otak tidak sibuk dengan memikirkan masalah yang baru saja dihadapi, tulang dan otot tidak sibuk menggaruk sana sini yang tidak perlu digaruk saat imam terlalu panjang bacaanya, pura-pura batuk saat imam terlalu lama sujudnya.</p>
<p style="text-align:justify;">Tidak perlu berlebihan sampai menyanyi &#8216;Dimana dan Kemana&#8217;-nya Ayu Ting-Ting untuk mencari khusyu, Bro&#8230; Namun memang Rasulullah mengatakan bahwa khusuk adala yang pertama kali hilang dari agama ini. <em>And voila!</em> Kesibukan dunia sudah bisa mengalahkan segalanya, sampai-sampai terbawa mimpi, sampai-sampai dipikirkan juga saat shalat. Mantap kali manusia jaman sekarang!</p>
<p style="text-align:center;"><em>Sahabat Hudzaifah Radhiyallahu &#8216;anhu berkata : “Yang pertama kali hilang dari agama kalian adalah khusyu’, dan yang terakhir kali hilang dari agama kalian adalah shalat. Kadang-kadang seseorang yang shalat tidak ada kebaikannya, dan hampir-hampir engkau masuk masjid tanpa menjumpai di dalamnya seorang pun yang khusyu’”</em>. [HR. Ath Thabrani]</p>
<p style="text-align:justify;">Entah bagaimana memposisikan shalat seperti yang para sahabat Rasul dulu lakukan. Shalat menjadi sumber penenang jiwa, hiburannya, tujuannya, dan cita-citanya setiap detik kehidupan mereka radhiallahu anh. Rasulullah berkata kepada Bilal: “Tenangkan kami dengan shalat”. Beliau bersabda:</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Dan dijadikan penyejuk hatiku dalam shalat&#8221;.</em> [HR Nasaa-i dan Ahmad].</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan sahabat ‘Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu &#8216;anhu, apabila datang waktu shalat, bergetarlah ia dan berubah wajahnya. Tatkala ditanya, dia menjawab: <em>“Sungguh sekarang ini adalah waktu amanah yang Allah tawarkan kepada langit, bumi dan gunung, mereka enggan untuk memikulnya dan takut dengan amanah ini, akan tetapi aku memikulnya”.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Alasan mereka jelas mengapa mereka shalat dan bagaimana mereka menghadirkan seluruh fisik dan ruhnya untuk khusyu. Apa motivasimu untuk khusyu, Bro? Sis?</p>
<p style="text-align:justify;">Rasulullah saw. pun selalu meminta untuk dilindungi dari sifat tidak khusyu,</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Ya, Allah. Aku berlindung kepadaMu dari hati yang tidak khusyu&#8221;.</em> [HR Tirmidzi]</p>
<p style="text-align:justify;">Apalagi kita?</p>
<p style="text-align:center;"><em>&#8220;Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman (yaitu) orang-orang yang khusyu&#8217; dalam shalatnya&#8221;</em> [al Mu'minuun : 1-2]</p>
<p style="text-align:justify;">Semoga kita semua selalu dilindungi dari hati yang tidak khusyu.</p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu a&#8217;lam&#8230;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;<em>Attahiyatul mubarakatush shalawatul&#8230;,</em> <strong>Aih malah mikirin kerjaan saat shalat&#8230;,</strong> <em>Asyhadu anla ilaha illallah, wa asyhadu anna muhammadarrasulullah&#8230;</em>, <strong>Khusyu&#8230;</strong> <em>wa &#8216;ala ali muhammad, kama shalaita&#8230;,</em> <strong>Ayo khusyu&#8230;,</strong> <em>wa &#8216;ala ali ibrahim&#8230;,</em> <strong>Susahnya khusyu, ya Allah&#8230;,</strong> <em>Wabarik &#8216;ala muhammad&#8230;,</em> <strong>Bisa jadi tulisan ini&#8230;,</strong> <em>Kama barakta &#8216;ala ibrahim&#8230;,</em> <strong>Aih khusyu, khusyu&#8230;!</strong> <em>Fil &#8216;alamina&#8230;</em> &#8211; <strong>habis shalat ini bikin tulisan tentang shalat khusyu lah&#8230;,</strong> - <em>hamidummajiid.</em>&#8220;</p>
<p style="text-align:justify;">#salamkirikanan</p>
<p style="text-align:justify;">#ASTAGHFIRULLAH!!!</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/membaca-ayat-ayat-cintanya/'>Membaca Ayat-ayat CintaNYA</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/658/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=658&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/21/aku-sangat-khusyu-shalat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Aku Mati Rasa</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/20/aku-mati-rasa/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/20/aku-mati-rasa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 13:30:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biner itu Indah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=661</guid>
		<description><![CDATA[“Aku mati rasa…” My eyes automatically point to him… His minds were whispering into my ears – no! – He was whispering to my ears! I was screaming surprised, but I can’t do anything. He came and tied me up with kind of invisible rope – no idea! I can’t move to anywhere, he insisted [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=661&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>“Aku mati rasa…”</em></p>
<p style="text-align:justify;">My eyes automatically point to him… His minds were whispering into my ears – <em>no!</em> – He was whispering <em>to my ears!</em> I was screaming surprised, but I can’t do anything. He came and tied me up with kind of invisible rope – <em>no idea!</em> I can’t move to anywhere, he insisted me to hear what he said. I didn’t understand what kind of language he was saying, but I stand quietly, closed my eyes, and he started babbling;</p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Lupa sudah aku menjadi hamba, lupa sudah kalau aku pernah bilang aku cinta, lupa sudah jika dulu aku berlutut memohon kesempatan kedua. Namun kesempatan kedua selalu saja tidak cukup. Tapi Dia selalu bilang selalu ada kesempatan untukku. Lalu kesempatan ketiga itu pun datang, lalu sia-sia. Dia berikan yang keempat, lalu ku buang lagi dengan sengaja. Lalu Dia bungkus rapi dan cantik kesempatan kelima, namun lagi kucampakkan dengan kesadaran penuh. Kesempatan keenam datang, lalu yang ketujuh aku minta. Namun sampai ribuan pun itu selalu belum cukup untukku. Sampai kepekaan itu akhirnya lama-lama terkikis waktu, sampai sensitif itu menebal dilapisi oleh lapis kasar dan keras, sampai lembutnya tak terasa lagi – tak terciri lagi… Aku mati rasa.”<span id="more-661"></span></em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Tahukah ciri-ciri orang lelah adalah mereka senang dengan menunggu? Maka aku sekarang senang menunggu. Aku menunggu mati! Andai saja dia saw. tidak pernah meriwayatkan bahwa meminta mati itu dilarangNYA, maka setiap hari aku kan meminta agar Izrail segera mengetuk pintu rumahku. Maka setiap tengadahku kepadaNYA hanyalah untuk menyampaikan undangan istimewa kepada sang pencabut semua kesenangan itu agar segera tiba menjalankan tugas. Jangan kira aku si hebat yang sudah cukup bekal menghadap kepadaNYA, jangan pernah pikir bahwa aku seorang yang siap untuk mati, aku orang yang paling tidak siap! Aku pecundang yang menyerah dengan gempuran sang penggoda. Aku yang jatuh dan jatuh kepada lubang yang sama berkali-kali. Aku yang berlumur lumpur lalu mandi namun untuk berlumur kembali. Aku hanya seorang yang lelah, tidak ingin terjerumus lagi dan ingin siklus kebodohan yang sama ini berulang berkali-kali. Aku malu dengan denganNYA. Aku bilang aku mau berubah, namun aku tak pernah tahu apa yang berubah denganku. Sampai aku pun terperangkap dan tidak tahu lagi apa yang harus aku lakukan untuk melawan mereka sang penggoda terkutuk itu! Aku mati rasa.”</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>“Aku bukan teman mereka! Sungguh! Sungguh aku sama sekali bukan teman mereka, walau permintaannya selalu aku penuhi, walau godaannya selalu aku turuti, walau ajakanny selalu aku ikuti. Aku SANGAT BENCI mereka! Dengan sepenuh hati. Namun cerita-ceritanya selalu saja indah, tawaran-tawaranny selalu saja membuatku mengangguk dan tersenyum, kata-katanya cantik membuatku penasaran, kalimat-kalimatnya tak pernah gagal menghipnotisku, dan mereka adalah pendeskripsi yang sangat handal. Semuanya bisa sangat nyata di depan mata saat dia berbicara. Semuanya bagaikan dapat tersentuh langsung dengan tanganku saat dia berkata. Mengajakku dengan iming-iming ini permintaan terakhirnya dan tak akan mengajakku lagi selamanya. Lalu aku terbius dan kemudian aku menyesal. Semua seperti terjadi begitu saja, tiba-tiba aku mendapati diriku kembali berdiri di kubangan yang sama, berlumur dengan lumpur yang sama. Berkali-kali dia menggodaku berkali-kali pula dia menipuku mentah-mentah. Dan aku mau. Tidak pernah ada kata ‘terakhir’ untuknya untuk mengajakku. Bodohnya aku, bodohnya aku. Aku benar-benar sudah mati rasa.&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Dia mungkin sudah bosan. Aku saja sudah muak dengan diriku yang lagi-lagi harus sadar bahwa aku tidak menggenggam janjiku. Dan untuk kesekian kalinya aku memohon ‘kesempatan’ itu datang lagi. Aku heran kenapa Dia tidak pernah bosan – ah, atau mungkin Dia padahal sudah bosan – kepada diriku yang selalu datang dalam keadaan kotor. Lumpur itu menetes disana sini, namun Dia selalu saja tersenyum melihatku walau tapak kakiku yang selalu saja meninggalkan jejak hina. Apakah Dia pernah marah? Kenapa dia dengan sangat mudah segera menyiramkan air membasuh badanku sampai bersih saat aku datang berlutut di depanNYA walau tanpa mengatakan apapun? Entah Dia sudah bisa membaca pikiranku atau mungkin Dia sudah tahu kebiasaanku. Kebiasaan? Dan kebiasaanku membuat kotoran… Apakah aku dilahirkan hanya untuk menjadi bagian  kehidupan yang disebut sampah? Dan hanya Dia yang mau menerima sampah ini, membersihkannya tanpa enggan dan jijik. Dan di saat itulah perasaan lelah itu muncul. Kenapa Dia sangat baik padaku? Sedang aku tidak penah bisa baik kepadaNYA. Aku lelah kotor lalu melihatNYA tersenyum membersihkanku. Aku lelah… Biarkan aku mati saja jika aku hanya jadi sampah setelah Dia membuatku kembali cemerlang. Air mata ini selalu bohong! Aku ternyata tidak pernah benar-benar berjanji kepadaNYA. Aku lelah melihatNYA tersenyum dengan kotorku… Aku ingin melihatNYA tersenyum dengan cemerlangku…&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Aku ingin melihatNYA tersenyum karena bersihku…&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;"><em>&#8220;Sungguh… Aku mati rasa…&#8221;</em></p>
<p style="text-align:justify;">And then he was starting crying. He cannot said any words anymore after that phrase; ‘<em>aku mati rasa</em>’, which I had no idea about the meaning of those words. He was sobbing really hard. Drowning with his own sad tears. I knew that was a sad crying. And then suddenly I was feeling free, he released me… I thought he just needs someone to be shared. But he walked far from me. My hands tried to reach his back, but he was more far and far from me… then vanished from my eyes with his creepy crying voice.</p>
<p style="text-align:justify;">And then my eyes opened… Oh, it’s just a dream.</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/biner-itu-indah/'>Biner itu Indah</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/661/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=661&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/20/aku-mati-rasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ayat Motivasi Puasa</title>
		<link>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/05/ayat-motivasi-puasa/</link>
		<comments>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/05/ayat-motivasi-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Dec 2011 15:01:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah</dc:creator>
				<category><![CDATA[MicroNote]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://dyn01.wordpress.com/?p=652</guid>
		<description><![CDATA[Katanya&#8230; Ini sih masih katanya, entah ngefek tidak kepadamu. Katanya ini motivasi, katanya ini penyemangat, katanya ini sebagai alasan mereka untuk shaum, baik shaum wajib maupun shaum sunnah. Entah ada efeknya untukmu atau tidak. Tapi ini katanya salah satu ayat motivasi bagi semua yang berpuasa. “(Kepada mereka dikatakan): &#8220;Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=652&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em>Katanya&#8230; Ini sih masih katanya, entah </em>ngefek<em> tidak kepadamu.</em></p>
<p style="text-align:justify;">Katanya ini motivasi, katanya ini penyemangat, katanya ini sebagai alasan mereka untuk shaum, baik shaum wajib maupun shaum sunnah. Entah ada efeknya untukmu atau tidak. Tapi ini <em>katanya</em> salah satu ayat motivasi bagi semua yang berpuasa.</p>
<p style="text-align:center;"><em>“(Kepada mereka dikatakan): &#8220;Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu&#8221;.”</em> [QS. Al Haqqah: 24]</p>
<p style="text-align:justify;">Mujahid dan selainnya mengatakan, ”Ayat ini turun pada orang yang berpuasa. Barangsiapa meninggalkan makan, minum, dan syahwatnya karena Allah, maka Allah akan memberi ganti dengan makanan dan minuman yang lebih baik, serta akan mendapat ganti dengan pasangan di akhirat yang kekal (tidak mati).” [Lihat <em>Latho-if Al Ma’arif</em>, hal. 72] Inilah balasan untuk orang yang gemar berpuasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Termotivasi? Heran kan dengan orang-orang terdahulu&#8230; Mereka membuat surga begitu nyata di depan mata. Sedang manusia kini membuat dunia selalu lebih nyata daripada apapun. Mungkin orang-orang terdahulu heran lihat kita, calon masuk neraka kok santai-santai. Sedang mereka para pendahulu selalu resah apakah berakhir mendapat nikmat atau tamat untuk dilaknat.<span id="more-652"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Wallahu a&#8217;lam&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Sepertinya kita harus belajar lagi bagaimana cara termotivasi untuk masuk surga. Entahlah&#8230;, makin hari masjid makin sepi, makin banyak wanita yang tidak menutup aurat, makin banyak yang protes dengan fatwa para ulama&#8230; <em>Pada ga pengen masuk surga kali ya&#8230;</em> Semoga bukan kita.</p>
<br />Filed under: <a href='http://dyn01.wordpress.com/category/micronote/'>MicroNote</a>  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/dyn01.wordpress.com/652/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/dyn01.wordpress.com/652/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=dyn01.wordpress.com&#038;blog=2784226&#038;post=652&#038;subd=dyn01&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://dyn01.wordpress.com/2011/12/05/ayat-motivasi-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/064f6c8050706f5efb2bd4fb3f00b2ea?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">abdullah</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
