Andai Aku Punya Mesin Waktu

Andai aku punya mesin waktu maka aku akan kembali ke bulan Desember 2007. Aku akan mencegah si bodoh itu untuk melakukan kesalahan awal yang berakibat sampai sekarang.

Andai aku punya mesin waktu maka aku akan kembali ke semester 7 untuk meminta si over sibuk itu untuk lebih serius belajar SKSO. Agar semua berjalan lancar, lulus dan wisuda dalam waktu 4 tahun.

Andai aku punya mesin waktu maka aku akan kembali ke kelas 2 SMA, masa-masa aku memulai kejahiliahan. Mencegah si jahil ini untuk merasakan nikmat semu maksiat, dan kesenangan sementara suatu kesalahan.

Andai aku miliki mesin waktu maka aku akan kembali ke masa yang aku rasa paling menentukan hidupku sampai sekarang, yaitu; aku ingin melindungi dan mendidik si kecil yang lugu berumur 3 tahun itu agar berkembang menjadi seorang laki-laki yang baik dan benar. Menjauhkan dirinya dari orang-orang yang bicara tanpa pakai otak, melindungi si kecil itu agar tidak menjadi seperti aku sekarang.

Tapi…,

Hidup itu menjalankan skenario yang telah Allah swt. rencanakan. Dan aku sekarang sadar bahwa memang itu yang harus terjadi, memang skenario ini yang harus aku jalankan. Skenario telah disiapkan, tinggal memlih jalan mana yang akan ditempuh. Pilihanku adalah konsekuensi yang harus aku tanggung. Apa yang aku putuskan adalah apa yang harus aku lalui. Mau itu bahagia, mau itu hanya punya akhir yang nestapa.

Ahhh…, begitulah manusia, melihat hanya dari kaca mata makhluk yang dhaif dan banyak salahnya. Tidak sama sekali memandang dari kaca mata ilmu, dari kaca mata Allah swt, Sang Maha Tahu, Sang Maha Pembari Yang Terbaik.

“… pena telah diangkat, dan lembaran catatan telah kering.”

(HR. Tirmidzi)

…Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

(Al Baqarah[2]: 216)

Kita tidak pernah benar-benar tahu apa yang sedang Allah rencanakan. Hanya bisa paham bahwa ini adalah yang terbaik untuk kita. Dan selalu percaya bahwa Allah sedang menyiapkan cerita indah untuk hidup kita, bagi mereka yang menjalankan skenario dengan baik dan memerankan sesuai arahan Sang Sutradara.

Wallahu a’lam….

Jika kau punya mesin waktu, apa yang akan kau lakukan?

4 thoughts on “Andai Aku Punya Mesin Waktu

  1. saudaramu says:

    Bukannya tidak baik za berandai-andai seperti itu?

    Percayalah bahwa Allah telah memberikan yang terbaik bagi kita, barangkali masa lalu tsb akan menjadi pelajaran bagi kita jikalau kita tidak pernah mengalaminya maka tidak akan pernah tau pelajaran apa yang diambil darinya

  2. Seseorang pernah berkata kepada saya : skenario itu indah pada waktunya.

  3. set_ronize says:

    tak ada rencana yang benar-benar ada, bukankah akibat itu disabkan.

    bukalah jalan bagi dirimu dengan tangan dan pikiranmu sendiri

    ~kita hidup dalam kekosongan yang berjalan

  4. set_ronize says:

    penentu takdir adalah murni ditentukan oleh Sebab kita saat ini, ….. dan keadaan yang tepat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: