Ramadlan Tidak Pernah Peduli

Ramadlan tidak pernah peduli padamu… Tidak peduli apakah diri kita menjadi orang-orang golongan CELAKA atau mereka para golongan BERUNTUNG saat bulan suci ini berakhir. Ramadlan tidak pernah peduli, apakah semua lapar, haus, lelah, dan deritamu di saat-saat shaummu itu diganjar pahala berbuah ampunan sebagai tiket ke syurga atau diganjar sebagai sia-sia tak dapatkan apa-apa, kosong tanpa isi, melompong tak punya arti sama sekali. Atau  semua yang kau rasakan itu diganjar dosa yang (naudzubillah) membuat sebelah kakimu sudah menginjak neraka… Tidak mendapat ampunan malah menjadi penyebab siksa abadi. Sekali-kali Ramadlan tidak peduli dengan itu semua…

Merugilah seseorang yang bulan Ramadhan datang kepadanya kemudian pergi sebelum ia mendapat ampunan.”

(HR. at-Tirmidzi)

Semua yang indah itu perlu pengorbanan lebih… Siapa bilang shalat tarawih itu mudah? Mudah diawal-awal, tapi mulai berat mendekati akhir. Siapa bilang khatam Al Quran satu kali itu gampang? Semangat membara saat pertama, namun jika tak dijaga pasti akan kendor juga. Siapa bilang shalat malam itu tidak sulit? NGANTUK! Tidak ada untungnya jika berpikir dengan logika, lebih enak tidur dibanding melakukannya. Siapa bilang I’TIKAF di sepuluh hari terakhir itu sederhana? Itu dia mengapa Allah meletakkannya di sepuluh hari terakhir. JIKA ditaruh di sepuluh hari pertama, semangatmu masih penuh… Sedang Allah ingin melihat siapa yang semangat sisanya masih menyala sampai sepuluh hari terakhir untuk diberi hadiah istimewa, lailatul qadr… Apakah pengorbananmu sudah lebih?

Jangan buat dunia lebih nyata daripada akhirat, saudaraku… Jangan buat gaji dan uang lembur  lebih nyata daripada pahala Allah. Jangan buat menonton sinetron dan acara lawak lebih nyata daripada shalat tarawih di masjid. Jangan buat belanja baju baru lebih nyata daripada berinfak dan bershadaqah. Jangan buat tidur nyenyak lebih nyata daripada perjumpaanmu dengan Allah nanti si syurga kelak… Ini bulan Ramadlan bos! Hanya tigapuluh hari dalam setahun, tigapuluh hari semua amalan dilipatgandakan, tigapuluh hari pintu syurga dibuka lebar-lebar dan semua setan dibelenggu, tigapuluh hari semua amalan sunnah diganjar seperti amalan wajib – yang wajib dilipatganda sampai 700 kali… Hanya tigapuluh hari untuk membakar dosa-dosamu, tapi kau buat dunia lebih nyata daripada akhirat?! Sungguh rugi, sungguh rugi….

Malam ini malam keduapuluhtujuh… Malam mulia keduapuluhtujuh. Malam penuh berkah yang keduapuluhtujuh, malam keduapuluhtujuh dimana para malaikat siap waspada untuk menangkap sinyal-sinyal munajat hamba-hamba yang taat, mereka yang ingin bertaubat, orang-orang yang bersyukur dan takut bermaksiat, mereka yang ingin menyucikan diri… Ramadlan tiga hari lagi, bro… Jatah untuk mendapatkan kemuliaan dan ampunan dengan mudah tinggal tiga hari. Setelah itu kita akan kembali menuju dunia yang melenakan lagi, dunia yang menghilangkan jati diri sebagai hamba sejati… Semoga kita bisa mempertahankan diri dari semua godaan sampai bertemu Ramadlan kembali…. Jika diijinkan bertemu kembali….

Dari Anas ra., ia berkata: “Aku mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Allah swt. berfirman, “Wahai keturunan Adam, sesungguhnya jikalau engkau selalu berdoa dan mengharap kepada-Ku niscaya Aku mengampuni segala dosa yang ada padamu dan Aku tidak perduli. Wahai keturunan Adam, jikalau dosamu mencapai puncak langit kemudian engkau meminta ampun kepada-Ku niscaya Aku mengampunimu dan Aku tidak perduli. Wahai keturunan Adam, sungguh jika engkau datang dengan kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau menemui Aku dalam kondisi tidak menyekutukan sesuatu dengan-Ku niscaya Aku mendatangimu dengan ampunan sepenuhnya.”

(HR. at-Tirmidzi)

Sudah lupa rasanya menangisi dosa, sudah tidak ingat dengan tergugu saat hanya aku dan Allah berdua saja… Aku hamba yang lupa bagaimana cara menghamba… Lalu kudapati Ramadlan sebentar lagi pergi. Tapi Ramadlan sungguh tidak pernah peduli jadi apa aku di akhir tigapuluh nanti… Dia pergi dan entah apakah nanti akan bertemu kembali.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: