Lalu, WANITA dapat apa di surga?

Ya Rasululloh, siapa yang lebih utama antara perempuan dunia dan bidadari surga?’

Wanita tidak akan mendapatkan bidadari di surga. Hanya pria-lah yang mendapatkan bidadari di surga. Bukan pria sembarang pria, namun pria yang punya hati yang perkasa, iman sekuat baja, dan ketaqwaan sekokoh karang. Lalu wanita dapat apa di surga?

“Barangsiapa yang mengerjakan amal-amal saleh, baik laki-laki maupun wanita, sedang ia orang yang beriman, maka mereka itu masuk ke dalam surga dan mereka tidak dianiaya walau sedikitpun” (QS. An-Nisa’:124)

Allah azza wa jalla sangat tahu hambaNYA. Sangat tahu tipikal seorang pria yang sangat lemah kepada wanita. BUKAN lemah dalam artian tidak punya kekuatan, namun lemah untuk mempertahankan diri dalam mengendalikan syahwat alaminya. Hanya laki-laki yang dapat merasakannya… Banyak hadis yang menyampaikan betapa Allah azza wa jalla memberikan begitu banyak kebaikan kepada laki-laki yang bisa menjaga kemaluannya dari yang bukan halal baginya. Bahkan Allah memberikan naunganNYA kepada hanya tujuh golongan saja pada hari kiamat, dan salah satunya adalah kepada,

“…seorang lelaki yang dirayu oleh seorang wanita yang mempunyai kedudukan dan kecantikan tetapi ia menolaknya seraya berkata ‘Aku takut kepada Allah’…” (HR. Bukhari dan Muslim)

Maka dari itu Allah azza wa jalla pun memberikan hadiah surga kepada laki-laki itu beserta dengan ‘hal’ yang dia sukai, yaitu

“Demikianlah, dan Kami berikan kepada mereka bidadari.(QS. Ad-Dhukhan: 54)

Lalu untuk wanitanya apa? Apa yang didapatkan oleh para wanita shalihah di surga? Apa yang didapatkan oleh wanita-wanita ini; Wanita yang lembut kepada sesamanya, wanita yang cantik hatinya, dan memiliki ketaqwaan kokoh dan indah bak intan permata?

Maka Allah azza wa jalla pun telah persiapkan kejutan manis kepada para wanita ini. Allah pun menyiapkan surga beserta dengan semua ‘hal’ yang dia sukai, yaitu

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan.” (QS. Al-Waqi’ah: 35-36)

Allah sangat tahu hambaNYA; Wanita tidak pernah tertarik jika diiming-imingi pria gagah berotot, namun wanita selalu ingin mendapatkan sesuatu yang bisa membuatnya selalu tampak cantik. Maksud dari surah di atas adalah Allah azza wa jalla mengulangi penciptaan wanita-wanita dunia dan menjadikan mereka perawan kembali, yang tua kembali muda.

Lihatlah produk-produk kecantikan yang banyak iming-iming tentang produk anti penuaan, menghilangkan keriput, membuat kulit lebih putih, lebih lembut, menghilangkan jerawat…. Karena semua wanita ingin selalu tampil indah. Lalu lihatlah produk-produk fesyen yang ditampilkan di berbagai outlet butik, kebanyakan pakaian adalah untuk wanita; dari baju, sepatu, tas, topi, dan kacamata. Dan wanitalah yang sangat suka belanja hal-hal tersebut. Karena wanita selalu ingin tampil dan terlihat cantik untuk semua orang.

Maka dari itu Allah memberika kecantikan kembali kepada wanita-wanita terpilih, wanita-wanita penghuni surga, wanita-wanita yang cantik tidak hanya di akhirat saja tapi semenjak dia berada di dunia. Lalu menjawab pertanyaan yang paling atas dari tulisan ini. Siapakah yang lebih utama? Bidadari surga atau perempuan dunia? Maka Rasulullah saw. pun menjawab,

Dari Abul Qasim ath Thabrani yang meriwayatkan bahwa Ummu Salamah berkata, “Aku bertanya kepada Rasululloh saw, ‘Terangkan padaku tentang firman Alloh: uruban atrooban.’ Rasululloh menjawab, ‘Mereka adalah perempuan-perempuan dunia, meskipun ketika wafat dalam keadaan tua renta, namun Alloh swt menjadikan mereka perawan-perawan yang lemah lembut, muda dan sebaya, serta besar rasa cintanya.’ Aku bertanya, ‘Ya Rasululloh, siapa yang lebih utama antara perempuan dunia dan bidadari surga?’ Rasululloh menjawab, ‘Perempuan-perempuan dunia (yang beriman) lebih utama dari bidadari surga seperti keutamaan yang tampak dari yang tidak tampak, hal itu karena ibadah dan ketaatan mereka di dunia, Alloh swt akan mengenakan cahaya pada mereka, mereka kekal dan dalam keridhoan.’ Aku bertanya lagi, ‘Ya Rasululloh, ada salah seorang dari kami menikah sampai empat kali. Jika dia masuk surga dan keempat suaminya pun masuk surga, maka siapakah nanti yang akan menjadi pasangannya?’ Rasululloh saw menjawab, ‘Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih, lalu diapun memilih siapa di antara mereka yang paling baik akhlaqnya. Lalu dia berkata, “Rabbi, sesungguhnya lelaki inilah yang paling baik tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka nikahkanlah aku dengannya” … ‘Wahai Ummu Salamah, akhlaq yang baik itu akan pergi membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat.(Lihat Tafsir Ibnu Katsir dalam pembahasan surat Al-Waqi’aah).

Sudah jelaskah sekarang, Wahai saudariku? Bahwa Allah sudah mempersiapkanmu untuk mendapatkan kecantikan abadi kepada mereka yang mau kecantikan itu. Adakah yang tidak mau kecantikan itu? Jelas ada yang tidak mau. Mereka yang mengumbar auratnya di dunia padahal sudah tahu harus menutupnya, mereka yang tidak taat kepada suaminya, dan mereka yang tidak takut untuk meninggalkan shalat lima waktu dan shaum Ramadlan adalah mereka yang tidak mau mendapatkan kecantikan tersebut.

Karena wanitalah dunia menjadi indah namun karena wanita juga lah dunia bisa jadi menjadi awal tempat terburuk di akhirat kelak. Jagalah dirimu maka engkau menjaga kami para laki-laki dalam menjalani ibadah di dunia. Lalu mengapa pula Allah meminta kalian untuk menutup aurat dan memakai wewangingan hanya untuk suaminya? Itu hanya karena Allah ingin menjagamu, Saudariku. Kalian tentu mengerti maksudnya apa…

Wallahu a’lam…

“Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita yang shalehah.” (HR. Muslim).

17 thoughts on “Lalu, WANITA dapat apa di surga?

  1. Judhianto says:

    Wah betapa ngenesnya wanita, di dunia maksimal ia hanya satu dari empat istri poligami suaminya, sedangkan di surga ia hanya satu dari puluhan istri sang suami yang semuanya super cantik….

    Wawancara Imajiner Dengan Penghuni Akhirat

    • abdullah says:

      Hanya Allah saja yang tahu…, Saya tidak akan lelah-lelah berpikir tentang hal tersebut. Manual booknya sudah ada, tinggal menjalankan saja.

      Dan saya bersyukur anda bukan wanita :)

      ‘Ya Rasululloh, siapa yang lebih utama antara perempuan dunia dan bidadari surga?’ Rasululloh menjawab, ‘Perempuan-perempuan dunia (yang beriman) lebih utama dari bidadari surga seperti keutamaan yang tampak dari yang tidak tampak, hal itu karena ibadah dan ketaatan mereka di dunia, Alloh swt akan mengenakan cahaya pada mereka, mereka kekal dan dalam keridhoan.’

    • Allah lebih tahu tentang semua yang ada di alam ini, jadi jangan mengatakan sesuatu yang menyiratkan bahwa Allah tidak adil, atau yang semisalnya

    • fadil says:

      Mengapa Laki-laki Disiapkan Bidadari Sedangkan Wanita Tidak Disiapkan Bidadara?

      Pertanyaan:
      لماذا وعد الله الرجال في الجنة بالحور العين، ولم يعد النساء بشيء من ذلك؟ جزاكم الله خيرا
      Mengapa Allah menjanjikan bidadari kepada laki-laki di surga sedangkan wanita tidak disiapkan sebagaimana laki-laki (bidadara)

      Jawaban:
      Hikmah dari hal tersebut – wallahu a’lam- karena laki-laki adalah pemimpin bagi wanita. Jika laki-laki dijanjikan semisal ini maka mereka akan lebih semangat dan berupaya dalam mencari akhirat dan tidak adanya kecondongan terhadap dunia karena bisa menghalangi mereka dengan berlomba-lomba menuju kebaikan.
      Wanita umumnya mengikuti laki-laki. Jika laki-laki (dijanjikan) diberikan bidadari di surga, bersamaan dengan itu, Allah juga menjanjikan bagi wanita yang beriman kebaikan yang besar dan kedudukan yang tinggi di surga (yaitu mereka jauh lebih cantik dari bidadari, sehingga terkadang bidadari tidak ditoleh oleh suaminya sedikitpun, pent). Bagi mereka pahala yang menjadikan mereka istri bagi suami mereka yang baik di surga (wanita di dunia akan mendapatkan suaminya di surga, menjadi suami-istri abadi, pent).
      Di surga tidak ada gangguan, perselisihan dan bahaya sebagaimana yang terjadi pada para madu (istri-istri) di dunia. Bahkan mereka bersatu (hatinya) bersama suami mereka. Walaupun bersama suaminya 1000 wanita, maka tidak membahayakan, tidak membuat menyesal dan bersedih. Semuanya berada dalam kebaikan, kenikmataan, kenyamanan dan ketenangan.[1]

      Catatan:
      -salah satu hikmahnya juga karena laki-laki bertugas mendidik wanita para istri mereka. Dan laki-laki akan diminta pertanggungjawaban terhadap istri mereka. Ketika si istri melakukan kemaksiatan, maka suami juga akan ditanya diakhirat, “mengapa engkau biarkan istrimu bermaksiat? Mengapa tidak kau didik?”. Dan umumnya wanita terkadang mengingkari kebaikan suami mereka (sebagaimana dalam hadits) dan bidadari adalah sebagai motivasi serta hiburan bagi para suami dan laki-laki (misalnya semangat berperang dalam jihad).
      Oleh karena itu jika si istri membangkang dan sulit dididik, maka para suami memiliki hiburan berupa bidadari. Sebagaimana sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,
      لاَ تُؤْذِي امْرَأَةٌ زَوْجَهَا فِي الدُّنْيَا ؛ إِلاَّ قَالَتْ زَوْجَتُهُ مِنَ الْحُوْرِ الْعِيْنِ : لاَ تُؤْذِيْهِ قَاتَلَكِ اللهُ ؛ فَإِنَّمَا هُوَ عِنْدَكِ دَخِيْلٌ يُوْشِكُ أَنْ يُفَارِقَكِ إِلَيْنَا
      “Tidaklah seorang wanita menyakiti suaminya di dunia kecuali istrinya di akhirat dari bidadari akan berkata, “Janganlah engkau mengganggunya, semoga Allah membinasakanmu. Sesungguhnya ia hanyalah tamu (sebentar) di sisimu, sebentar lagi ia akan meninggalkanmu menuju kami” [2]

      -wanita juga mendapatkan kenikmatan laki-laki yang ganteng, tubuhnya atletis dan penampilan yang sangat menarik. Yaitu suami mereka di dunia (jika suaminya masuk surga). Para suami mereka akan diubah penampilannya menjadi sangat sempurna. Penduduk surga akan menyerupai bentuk bapak mereka nabi Adam ‘alahissalam . Dan Nabi Adam adalah manusia yang paling sempurna, paling ganteng dan paling sempurna penampilannya karena langsung diciptakan oleh tangan Allah Azza wa Jalla.
      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
      فَكُلُّ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ عَلَى صُوْرَةِ آدَمَ
      “Semua yang masuk surga seperti bentuknya Nabi Adam“[3]
      Dalam riwayat yang lain,
      “Sesungguhnya rombangan pertama yang masuk surga seperti rembulan yang bersinar di malam purnama, kemudian rombongan berikutnya seperti bintang yang paling terang di langit, mereka tidak buang air kecil, tidak buang air besar, tidak membuang ludah, tidak beringus….istri-istri mereka adalah para bidadari, mereka semua dalam satu perangai, rupa mereka semua seperti rupa ayah mereka Nabi Adam, yang tingginya 60 hasta menjulang ke langit“[4]
      Sebagaimana laki-laki, wanita juga ingin mendapatkan pasangan yang paras dan penampilannya indah. Maka para wanita surga juga akan mendapatkan apa yang mereka inginkan di surga. Sebagaimana firman Allah,
      لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ عِنْدَ رَبِّهِمْ ذَلِكَ جَزَاءُ الْمُحْسِنِينَ
      “Mereka memperoleh apa yang mereka kehendaki pada sisi Tuhan mereka. Demikianlah Balasan orang-orang yang berbuat baik” (Az-Zumar : 34)
      لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ فِيهَا وَلَدَيْنَا مَزِيدٌ
      “Mereka di dalamnya memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami ada tambahannya” (Qaaf : 35)

      -jika ada yang bertanya: “Nanti kalau berubah wajahnya, istrinya tidak kenal”?
      Jawabannya: Allah Maha Mampu, logikanya jika kita punya kenalan anak kecil (misalnya adik sepupu), parasnya kurang bagus, setelah bertahun-tahun tidak bertemu, kemudian kita bertemu sekarang dengan keadaan wajahnya yang ganteng. Tentu kita masih ingat si anak kecil tersebut sekarang sudah menjadi pemuda yang gagah.

      -jika ada yang bertanya: “Bagaimana jika wanita yang tidak punya suami di dunia, atau tidak sempat menikah atau suaminya masuk neraka”?
      Jawaban: mereka akan dipasangkan dengan laki-laki disurga (misalnya laki-laki yang belum sempat menikah di dunia, jika mereka ridha). Karena tidak ada yang membujang di surga.
      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
      وَمَا فِي الْجَنَّةِ أَعْزَبُ
      “Tidak ada seorang yang membujang pun di surga”[5]

      -tidak ada rasa cemburu dan sakit hati serta perselisihan bagi para istri (laki-laki yang memiliki lebih dari satu istri, maka di surga ia juga dipasangkan dengan istri-istrinya).
      Allah Ta’ala berfirman,
      وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ إِخْوَانًا عَلَى سُرُرٍ مُتَقَابِلِينَ
      “Dan Kami lenyapkan/hilangkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.” (Al-Hijr : 47)
      -semua wanita dunia yang masuk surga lebih tinggi kedudukannya daripada bidadari, mereka lebih cantik. Bahkan jika amal mereka baik, maka kecantikan mereka mengalahkan bidadari. Bisa jadi para bidadari yang sedemikian cantiknya dalam gambaran Al-Quran dan Sunnah, mereka hanya sebutir pasir di pantai, para bidadari tidak lagi ditoleh sedikitpun oleh suami wanita terebut disurga. Oleh karena itu para wanita bisa membuat cemburu bidadari disurga sesuai dengan amal dan kepatuhan mereka terhadap suami dalam perkara yang baik.

      Alhamdulillahilladzi bi ni’matihi tatimmush sholihaat, wa shallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad wa ‘ala alihi wa shohbihi wa sallam.

      @perpus FK UGM, 20 Jumadil Awwal 1434 H

  2. Narda says:

    Maaf, kalau saya ikut berkomentar. Allah lebih tahu kebutuhan manusia. Pria dengan wanita memiliki kecenderungan yang berbeda. Tidakah Anda tahu bahwa pria memang cenderung kepada wanita, sedangkan wanita lebih tertarik jika diiming-imingi harta dan kecantikan? Allah menyiapkan surga dengan kesenangan yang sesuai dengan keinginan. Selain itu kelak di surga perasaan iri, dengki, dan cemburu tentu sudah dihapusNya.

  3. wina says:

    biasanya perempuan berdandan juga buat suaminya, bukan buat dirinya sendiri.. kalopun diiming2i kecantikan yang abadi rasanya hampa pabila di surga kelak suamiku yang di dunia ini menikah dengan para bidadari.. adakah suami yang setia di surga nanti? karna ku pikir bidadari itu pelayan surga.. kupikir nanti qt akan berkumpul kembali dengan keadaan yang lebih baik, suci, indah, tetapi tetap setia.. sulit membayangkan pabila berbagi meskipun dihapuskan rasa iri dengki … maaf apabila salah kata… tapi kalo itu ketentuan ALLAH ya apa boleh buat… mungkin aq akan belajar tidak terlalu mencintai suami .. merelakan.. mengiklaskan…, apa boleh begitu ya? maaf

    • abdullah says:

      Karena istri yang sholehah pasti akan menjadi Bidadari… Dan menjadi Bidadari yang paling cantik daripada Bidadari surga, dan disitulah nanti akan bertemu kembali dengan suaminya… Mencintai suami karena Allah itu yang benar. Mencintai untuk mendapatkan ridla Allah. Bukannya hidup itu untuk mencari ridlaNya? Wallahu a’lam…

    • uun says:

      suami yg masih mengaharapkan bidadari adalah indikator ia tidak bersyukur pada kebaikan istrinya selama di dunia. Perempuan dunia jauh lebih utama drpd bidadari surga, tp laki-laki tetap tak bisa mesyukuri itu.

      kalau ada bidadari-bidadari di surga karena dianggap laki2 cenderung memikirkan perempuan, bagaimana dengan perempuan yg tidak cenderung pada belanja dan kecantikan? Apa mereka dipaksa berbelanja? Kalau perempuan lebih suka memiliki bidadara, apakah dikabulkan?

      • abdullah says:

        Istri yang sholehah tidak mungkin cemburu kepada suaminya yang mendapatkan bidadari… Karena Istri sholehah lebih cantik daripada bidadari manapun. Dia lebih cantik, dia lebih bersinar, dia lebih menawan, dia lebih harum, dia lebih karena dia sholehah…

        Kenapa harus takut? Karena istri sholehah adalah pemenangnya… :)

        Yang harus kita pertanyakan, apakah sudah cukup sholehah kah kita?

    • annisa says:

      “Jangan khawatir”

      Ini ada hadits langsung dari Aisyah .r.a.
      === intinya, basicly tuh bidadari cuma buat pembanding aja (parameter. Kyk di dunia tuh bisa tau ada cantik krn ada yg jelek)– (cek hadits paling bawah)

      Jadi “kita” wanita dunia yang masuk surga bakal 70 atau 1.000 kali lebih cantiiik dari bidadari ini…

      Sampai sampai…suami kita di surga… yang udh tampannya di ubah jadi secakep kita inginkan… “ga” bisa berpaling dari kita….

      nah permasalahnnya suami kita di dunia… masuk surganya levelnya sama bareng kita apa enggak? Bisa jadi kita wallahualam lantai 4. Dia lantai 8? Nah klo begitu kita dapat suami baru yg lebih baik… dan lebih keren pokoknya…

      Nah bahasan katanya itu ada 2 istri dunia dan 70 bidadari itu ==> itu special pembahaan level lantai 8… bahkan klo emang suami bersyukur itu kadang request boleh ga 2-2nya itu… istri yang sama aja… si fulan.. jadi basicly cuma 1 aja….

      Bahkan surga level no 2. Namanya surga Adn itu ga bahas gini gini… di al quran bahasnya… bahwa kita kumpul ama keluarga saleh… kyk kumpul ama anak kita … suami istri yg selalu saling setia dan saleh… ibu kita… dll..

      جَنَّٰتُ عَدۡنٖ يَدۡخُلُونَهَا وَمَن صَلَحَ مِنۡ ءَابَآئِهِمۡ وَأَزۡوَٰجِهِمۡ وَذُرِّيَّٰتِهِمۡۖ وَٱلۡمَلَٰٓئِكَةُ يَدۡخُلُونَ عَلَيۡهِم مِّن كُلِّ بَابٖ. سَلَٰمٌ عَلَيۡكُم بِمَا صَبَرۡتُمۡۚ فَنِعۡمَ عُقۡبَى ٱلدَّارِ Artinya : (yaitu) surga ´Adn yang mereka masuk ke dalamnya bersama-sama dengan orang-orang yang saleh dari bapak-bapaknya, isteri-isterinya dan anak cucunya, sedang malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu. (sambil mengucapkan): “Salamun ´alaikum bima shabartum”. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu. (QS. Ar-Ra’d : 23-24)

      Bahkan surga firdaus allah swt memang keep silent pokoknya ini level tertinggi… yang ga bisa kita bayangkan.
      Intinya mah yang di level paling atas tuh… udah level “Dewa”…
      Yang dimana di dunia aja tuh…. udah ga nafsu liat emas.. permata… belanja barang mewah…. liat cewek seksi… nyebut astaghfirullah mendingan istri di rumah baik… masakannya enak dll…
      Hidupnya bersyukur….apa kata Allah swt aja…. ridha… bahkan ntar Allah swt nanya… kamu apa? Saya mau berada di tempat yg tinggi bersamamu Ya Allah.. udh ga bahas istana.. pelayan dll… pokoknya tingkat dewa deh…

      Intinya mah buat wanita jangan khawatir —
      berdasarkan firman Allah, “Dan di dalam surga itu terdapat segala apa yang diingini oleh hati dan sedap (dipandang) mata dan kamu kekal di dalamnya.” (QS. Al-Zukhruf: 71).

      Jadi kita bisa request… mau jadi pualing cuantik sampai suami/pasangan sy yg udh dibiki ganteng lebih dari bidadara , supaya tak bisa berpaling & merasa cukup sudah sama saya aja… hehe…

      Cek deh… hadits aisyah (plg bawah ini).

      Lagian level surga biasanya yg udh tinggi tuh ga bahas hubungan suami istri mulu… kebanyakan… itu surga level lantai paling bawah… bahkan di hadits aisyah r.a dinyatakan pasangan manusia surga nya yah itu td lebih cuaaantik dari bidadadi sehingga ga di toreh para bidadari itu… coba…

      Detail :

      Suaminya yang mungkin dulu jelek akan diubah menjadi tampan dan perkasa. Aisyah ra: berkata pada ketika wanita-wanita yang iri pada laki-laki di surga. ” Sesungguhnya para bidadari yang mengucapkan kata-kata ini, maka para wanita dari penduduk bumi menjawab: Kami adalah wanita-wanita yang mendirikan sholat, sedangkan kamu semua (bidadari) tidak pernah sholat. Kami semua berpuasa, sedangkan kamu semua (bidadari) tidak pernh berpuasa. Kami semua berwudu, sedangkan kamu semua (bidadari) tidak berwudu………. Kami semua bersedekah, sedangkan kamu semua (bidadari) tidak bersedekah. Lalu Aisyah berkata: Maka wanita-wanita dunia itu mengaalahkan bidadari-bidadari di surga. Demi Allah wanita-wanita penduduk bumi mendapatkan istana, pelayan, suami, mahkota, tempat wisata yang indah, dan segala sesuatu yang disenangi, yang tidak pernah dilihat oleh mata, tidak pernah didengar oleh telinga, dan tidak pernah terbesit dalam hati manusia. Wanita yang sholat akan tampil lebih cantik dan mengalahkan bidadari. Bahkan mereka akan dibuat menjadi sangat cantik dan menjadi ratunya para bidadari di surga kelak. Sebagaimana seorang raja yang tidak akan memalingkan pandangannya kepada pelayan-pelayan wanitanya ketika sang ratu berada di sisinya, dimana ratu itu mempunyai kecantikan yang jauh melebihi para pelayan-pelayan wanita sang raja, demikian pula di surga kelak seorang suami tidak memalingkan pandangannya kepada bidadari-bidadari, ketika ada istrinya yang ketika semasa hidupnya beramal shaleh, yang kecantikannya sangat jauh melebihi para bidadari tersebut.

  4. susy_luvdys says:

    bener,, yaa smga q menjadi salah satu wanita sholehah and bisa mnjadi bidadari surga Alloh,, smga kelak di pertemukan dengan suami yg mampu membimbing kita ke surga,, and mencintainya karna Alloh,,

  5. wildanzz says:

    Mahasuci allah lebih mengetahui apa yang tidak kita ketahui

  6. dewi says:

    Tidak bisa saya ungkapkan dengan kata2. Kelak di surga nanti, saya tidak mengi2nkan kecantikan ataupun perubahan fisik saya,
    Saya utamakan adalah suami saya berkumpul d3ngan saya dan anak2. Setia tanpa adanya bidadari yang mengiringi suami saya.
    Dimanapun wanita pasti sedih jikala suaminya dekat dengan wanita lain.
    Begitujuga sebaliknya dengan suami kepada istri.
    Maaf kata2 saya ini mungkin tidak sesuai.
    Sudah dari dulu saya memikirkan ini,,,
    Dan selalu merasa sedih.
    Ntah apa yang membuat saya hiri jikala suami didekati bidadari surga,,,, :'(
    Saya cuma ingin hanya saya dan suami tanpa wanita manapun.
    Semoga saya menjadi wanita surga,,,
    Yang diridhoi oleh allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: