Pacaran Islami III; Pasangan Kompak

Nah ini dia pasangan muda yang kompak, ku berkata dalam hatiku.

Mereka kompak sekali. Walau pasangan suami istri ini (pendapat pribadiku) kurang baik penampilannya, tapi mereka kompak. Dari menggunakan celana jeans dengan warna senada, robekan di lututnya pun pada tempat yang serupa, dan menggunakan sepatu dengan model yang sama.

Mereka mesra sekali. Berpegangan sepanjang jalan. Saling memainkan jari satu sama lain, saling mengejek lalu tertawa, dan saling menyenderkan kepala satu sama lain. Menyimpankan telepon selular suaminya di tas istri. Menjalankan musik lalu mendengarnya bersama; earphone kanan untuk istiri dan yang kiri untuk si suami. Si istri berkata tentang ‘lagu kita’, lagu kebangsaan mereka berdua dengan semua kenangan manis. Mendengarkan lagu mereka dengan hikmad, aku pura-pura tak lihat namun menyimak.

Oh, aku terlalu hobi mengamati manusia….

Mereka sangat saling mengenal. Tiba-tiba mereka ribut berdua, tidak menggubris bahwa mereka sedang dalam angkutan kota yang disesaki penumpang. Si suami tiba-tiba menunjuk sebuah dompet yang mirip dengan milik istrinya. Si istri bilang ‘tidak sama’, menggunakan suara centil dan manja untuk menolak pernyataan suaminya, seakan disamakan dompetnya itu seperti ditilang polisi. Si suami dengan nada menggoda terus bilang hal yang serupa dan akhirnya angkutan kota itu hanya milik mereka berdua. Hello, we are here, Guys…

Ada alasan kenapa aku menulis ini…

Lalu si istri berkata (kurang lebih), “Mari rayakan malam ini sebelum kita pisah sebulan.” Berkata dengan nada dalam lalu tersenyum ke arah suaminya. Owh, suaminya mau pergi kerja sepertinya. Jadi ingat diri sendiri.

Lalu si suami berkata (kurang lebih), “Iya. Harus siap-siap. Santai hanya sebulan.” Menepuk-nepuk pundak tangan istrinya. “Selama Ramadlan kita ga boleh pacaran dulu.” Tersenyum lebar.

HEH?!!! 

Pecah sudah benteng husnudzanku. #tepokjidat

Sekompak itu, semesra itu, saling sangat mengenal seperti itu belum menikah?! Ralat-ralat. (crtl+f) ketik kata suami (replace) dengan laki-laki, lalu (crtl+f) ketik kata istri lalu (replace) dengan perempuan. Sayang sekali. Andai kalian tahu bahwa itu tidak boleh.

“Tercatat atas anak Adam nasibnya dari perzinaan dan dia pasti mengalaminya. Kedua mata zinanya melihat, kedua teling zinanya mendengar, lidah zinanya bicara, tangan zinanya memaksa (memegang dengan keras), kaki zinanya melangkah (berjalan) dan hati yang berhazrat dan berharap. Semua itu dibenarkan (direalisasi) oleh kelamin atau digagalkannya.” [HR Bukhari].

Rasulullah saw. bersabda yang artinya, “Awaslah kamu dari bersendirian dengan wanita, demi Allah yang jiwaku di tangan-Nya, tiada seorang lelaki yang bersendirian (bersembunyian) dengan wanita malainkan dimasuki oleh setan antara keduanya. Dan, seorang yang berdesakkan dengan babi yang berlumuran lumpur yang basi lebih baik daripada bersentuhan bahu dengan bahu wanita yang tidak halal baginya.” [HR. Ath Thabrani]

Walau saat Ramadlan pacarannya ibur, ini masih tidak bisa disebut pacaran islami. Pacarannya sama orang yang sudah tercatat di kantor pencatatan sipil. Pacarannya habis nikah aja yak! :)

Semoga yang belum menikah disegerakan. Yang terlanjur pacaran semoga dipercepat kehalalannya, jika tidak sanggup jangan diteruskan. Serem Allah ga ridho, Bro… Yang sedang mencari semoga segera dipertemukan. Allah selalu bersama dengan orang-orang yang punya niat baik. Mendorongmu saat kau mau mundur, menopangmu saat halangan terlalu besar menghadang, dan membawa hadiah besar saat kau berhasil melakukan niat baikmu itu.

Hadiahnya keberkahan. Apalagi yang dicari hamba selain keberkahan. Mari membenahi diri saat menyambut Ramadlan kembali. Menjadi orang yang lebih baik setelah Ramadlan berlalu.

Semangat menjadi BAIK! :)

5 thoughts on “Pacaran Islami III; Pasangan Kompak

  1. blueprivate says:

    ijin share juga kak di blog ane. :)

  2. blogkubicara says:

    bagus banget tulisannya Kak.. ana cuma ingin mengaminkan kata2 ini, “Semoga yang belum menikah disegerakan. Yang terlanjur pacaran semoga dipercepat kehalalannya” amiiinn :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: