Ganti Manual Book

Harusnya tidak perlu khawatir kalah, karena yang ngerti AlQuran lebih sedikit daripada yang tidak ngerti. Lha wong khamar yang jelas dilarang[1] aja masih banyak yg minum. Khamar yang diwanti-wanti bahwa ini barang dilabel HARAM saja tetap banyak yang konsumsi, jadi anjuran tidak memilih pemimpin berdasarkan Al Maidah 51 juga pasti ada aja yang langgar, ada aja yang tabrak, ada aja yang ga peduli. Dengan berbagai alasan logis, dengan berbagai pembenaran, dan dengan berbagai justifikasi yang disetujui oleh diri sendiri.

Lucu kan?

Sedang yang katanya kitab suci sebagai pedoman hidup sekarang tidak dipakai untuk menjadi pedoman hidup. Huft.

BTW, ngomong-ngomong, larangan minum khamar walau sedikit[2] itu dari hadis RasulullahSAW, dan bagi yang tetap minum walau hanya sedikit, maka hukumannya shalat tidak akan diterima selama 40 hari[3]. Ini yang hadis aja hukumannya seperti ini. Jadi mari  mikir apa ya hukumannya kalau yang jelas-jelas dilarang dan tertulis dalam AlQuran tetap dilanggar.

Berhenti baca sekarang. Dan mari berpikir.

Padahal ‘pedoman hidup’ memilih pemimpin sudah gamblang tertulis dalam AlQuran. So yang masih punya pedoman hidup, harap menjalankan sesuai dengan pedoman hidupnya. Walau memang manusia sah-sah saja memilih sesuai dengan apa yang mereka kehendaki, namun konsekuensi monggo ditanggung sendiri-sendiri. Mungkin pedoman hidupnya udah ganti.

Kewajibanku sampai disini. Inti dari tulisan ini adalah untuk menggugurkan kewajiban. Maka dari itu, jangan tarik aku saat kamu dihukum karena pelanggaran, jangan bilang aku tidak memberi tahumu apa-apa saat kamu menerima hukuman.

Titik.

Wallahu a’lam bish shawaab…

Notes:

  1. Dari Ibnu ‘Umar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Setiap yang memabukkan adalah khomr. Setiap yang memabukkan pastilah haram.” [HR. Muslim no. 2003]
  2. “Sesuatu yang apabila banyaknya memabukkan, maka meminum sedikitnya dinilai haram.” [HR. Abu Daud no. 3681]
  3. “Khamar adalah induk berbagai macam kerusakan. Siapa yang meminumnya, shalatnya selama 40 hari tidaklah diterima. Jika ia mati dalam keadaan khamar masih di perutnya, berarti ia mati seperti matinya orang Jahiliyyah.” [HR. Ath-Thabrani]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: